150 Pasien Covid-19 di Indonesia dinyatakan Sembuh, Benarkah Jadi Kebal?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 04 April 2020 | 19:05 WIB
150 Pasien Covid-19 di Indonesia dinyatakan Sembuh, Benarkah Jadi Kebal?
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah Covid-19 (capture Youtube BNPB)

Suara.com - Sebanyak 150 Pasien Covid-19 di Indonesia dinyatakan Sembuh, Benarkah Jadi Kebal?

Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto, kembali menginformasikan penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Ia menyebut bahwa ada 106 kasus baru, sehingga jumlah total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 2.092 kasus.

"Kami merekap kembali seluruh data, (dan) prihatin penambahan kasus konfirmadi positif 106 kasus, sehingga totalnya mencapai 2092 kasus konfirmasi positif dengan menggunakan pemeriksaan molekuler," ujar Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (4/4/2020).

Dari data tersebut ia menyayangkan masih ada korban meninggal dunia sebanyak 10 orang, sehingga mereka yang berpulang mencapai 191 korban jiwa.

Ilustrasi isolasi atau karantina COVID-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi isolasi atau karantina COVID-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)

Kabar baiknya, ada penambahan 16 orang yang dinyatakan sembuh dengan 2 kali pemeriksaan negatif. Sehingga jumlah total kesembuhan mencapai 150 orang. Dirjen P2P Kemenkes ini memastikan 150 orang yang sembuh dan boleh pulang ini memiliki imunitas dan kekebalan terhadap virus.

"Kita bersyukur ada 16 saudara kita yang sudah sembuh, dan 2 kali pemeriksaan berturut-turut, total menjadi 150 orang. Kondisi yang sembuh bagus, tidak perlu dikhawatirkan lagi, tidak menularkan penyakit. Kita yakini 150 orang ini punya imunitas dan kekebalan terhadap virus Covid-19," terang Yurianto panjang lebar.

Namun, benarkah mereka yang telah dinyatakan sembuh bisa kebal terhadap virus Corona Covid-19?

Seperti dilansir dari Time, para ahli mengatakan setelah seorang terinfeksi akan muncul respon antibodi tubuh. Sehingga tidak mungkin bahwa pasien yang telah pulih dari COVID-19 dapat terinfeksi ulang segera setelah tertular virus.

baca juga

Antibodi biasanya diproduksi di tubuh pasien sekitar tujuh hingga 10 hari setelah serangan awal virus, kata Vineet Menachery, seorang ahli virologi di University of Texas Medical Branch.

Sebaliknya, seorang yang dites positif setelah dinyatakan bisa jadi tes terakhir menghasilkan false negative yang artinya bahwa pasien masih terinfeksi.

"Mungkin karena kualitas spesimen yang mereka ambil dan mungkin karena tes itu tidak begitu sensitif," jelas David Hui, seorang ahli pengobatan pernapasan di Universitas Cina Hong Kong yang juga mempelajari wabah SARS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan Mantan Pasien Covid-19

Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan Mantan Pasien Covid-19

News | Sabtu, 04 April 2020 | 17:08 WIB

WHO Khawatirkan Gangguan Mental akibat Virus Corona Covid-19, Ini Sarannya!

WHO Khawatirkan Gangguan Mental akibat Virus Corona Covid-19, Ini Sarannya!

Health | Sabtu, 04 April 2020 | 16:03 WIB

Selain Olahraga, Cara untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama #DiRumahAJa

Selain Olahraga, Cara untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh Selama #DiRumahAJa

Your Say | Sabtu, 04 April 2020 | 15:04 WIB

Terkini

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Polemik Beras Fortifikasi: Kesalahan Produsen atau Pengalihan Isu kenaikan Harga?

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

John Herdman Terang-terangan Soal Pencoretan 3 Pemain Persib dari Timnas Indonesia

John Herdman Terang-terangan Soal Pencoretan 3 Pemain Persib dari Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Tabrak Semangat UU TPKS, DPR: Mas Bechi Tak Semestinya Mudah Bebas

Tabrak Semangat UU TPKS, DPR: Mas Bechi Tak Semestinya Mudah Bebas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:41 WIB

Tante Sonya Bukan Cuma Soal Cinta Beda Usia, Ini Alasan Serialnya Menarik Ditonton

Tante Sonya Bukan Cuma Soal Cinta Beda Usia, Ini Alasan Serialnya Menarik Ditonton

Entertainment | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:40 WIB

Pembebasan Bersyarat Bechi Dikecam: Seharusnya Pelaku Kekerasan Seksual Tak Semudah Itu Bebas!

Pembebasan Bersyarat Bechi Dikecam: Seharusnya Pelaku Kekerasan Seksual Tak Semudah Itu Bebas!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:37 WIB

Berat Badan Sudah Turun, Bagaimana Menjaganya agar Tak Kembali Naik?

Berat Badan Sudah Turun, Bagaimana Menjaganya agar Tak Kembali Naik?

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 14:36 WIB

7 Cara Menata Isi Kulkas yang Benar agar Makanan Bebas Kontaminasi

7 Cara Menata Isi Kulkas yang Benar agar Makanan Bebas Kontaminasi

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:36 WIB

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:35 WIB

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:33 WIB

×