Koma 10 Hari akibat Corona Covid-19, Pria Ini Tak Ingat Istri dan Anaknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 04 April 2020 | 17:50 WIB
Koma 10 Hari akibat Corona Covid-19, Pria Ini Tak Ingat Istri dan Anaknya!
ilustrasi pria terinfeksi corona Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Chris Tillet, seorang pria 45 tahun yang mengalami koma akibat virus corona Covid-19 tidak ingat keluarganya setelah tersadar.

Mulanya, Chris Tillet diduga menderita flu. Tetapi, gejalanya semakin memburuk setelah beberapa hari dan ia didiagnosis menderita bilateral.

Akibatnya, Chris Tillet dilarikan ke ruang gawat darurat dan menjalani perawatan medis selama 10 hari dalam kondisi koma.

Elizabeth, istri Tillet yang seorang perawat mengatakan bahwa kondisi suaminya kala itu sangat serius. Elizabeth mengatakan suaminya menderita radang paru-paru dan sempat mendapatkan antibiotik IV.

"Suamiku menderita radang paru-paru dan sempat mendapatkan antibiotik IV. Dia koma karena terinfeksi virus yang kami belum pernah menemuinya," kata Elizabeth dikutip dari The Sun.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Tillet mengaku mendapatkan kombinasi obat malaria chloroquine dan obat HIV ketika menjalani perawatan medis. Kedua obat itu mengandung kaletra, lopinavir dan ritonavir.

"Obat itu bekerja untuk saya, tetapi mungkin itu tidak bekerja pada semua orang," kata Tillet.

Akhir pekan lalu, Food and Drug Administration mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk hydroxychloroquine dan chloroquine pada pasien corona Covid-19.

Tetapi, FDA belum menyetujui obat itu sebagai pengobatan virus corona Covid-19, karena peneliti belum mengetahui efeknya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga mengatakan pengguaan obat tanpa resep dan pengawasan bisa menyebabkan masalah kesehatan serius.

Amnesia dan hilang ingatan akibat gegar otak karena kecelakaan. (Shutterstock)
Amnesia dan hilang ingatan akibat gegar otak karena kecelakaan. (Shutterstock)

"Tidak ada reaksi apapun ketika Tillet menerima kloroquine. Bahkan dia bisa beralih ke obat Ebola remdesivir," kata Elizabeth.

Menurut Elizabeth, Tillet berhasil melawan virus corona Covid-19 karena sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Tapi, Tillet memang tidak ingat istri dan anaknya ketika terbangun dari koma.

"Rasanya seperti kita diatur kembali ke masa lalu ketika saya masih berusia 18 tahun. Jadi, saya memikirkan waktu 19 tahun lalu," ujarnya.

Tapi, Tillet sudah kembali seperti dirinya semula setelah 4 hari. Akibat kejadian itu, Tillet meminta semua orang untuk tetap di rumah dan waspada terhadap penularan virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Corona, Penjual Botol Hand Sanitizer Lari Manis

Efek Corona, Penjual Botol Hand Sanitizer Lari Manis

Foto | Sabtu, 04 April 2020 | 17:29 WIB

Turnamen Setop karena Virus Corona, Pelatih PBSI Dituntut Lebih Kreatif

Turnamen Setop karena Virus Corona, Pelatih PBSI Dituntut Lebih Kreatif

Sport | Sabtu, 04 April 2020 | 17:22 WIB

Update Corona 4 April 2020 di Jogja: 34 Positif, 6 Sembuh

Update Corona 4 April 2020 di Jogja: 34 Positif, 6 Sembuh

Jogja | Sabtu, 04 April 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB