Seperti Covid-19, Flu Spanyol Juga Ditangani dengan Obat Malaria

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 06 April 2020 | 12:07 WIB
Seperti Covid-19, Flu Spanyol Juga Ditangani dengan Obat Malaria
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai pandemi baru, pengobatan dan vaksin pada Covid-19 masih terus dikembangkan. Di tengah pengembangan vaksin, obat klorokuin diajadikan salah satu alternatif untuk mempercepat penyembuhan.

Klorokuin sendiri merupakan obat yang biasa digunakan pada pengobatan malaria. Beberapa negara mulai dari Amerika Serikat hingga Indonesia mulai memanfaatkan obat tersebut meskipun pengujian yang lebih besar belum selesai dilakukan.

Percobaan menggunakan klorokuin adalah hasil dari percobaan kecil yang dilakukan di sebuah rumah sakit di Marseille. Meskipun dianggap menjanjikan, namun belum memberikan standar bukti yang diperlukan bahwa obat itu bekerja untuk Covid-19. Malansir dari The Guardian, uji coba yang lebih besar masih berlangsung.

Percobaan obat malaria juga pernah diujikan pada pandemi sebelumnya, yakni Flu Spanyol 1918. Pada masa itu, berbagai organisasi kesehatan menyarankan penggunaan Kina (obat malaria) meskipun belum ada pengujian besar.

Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)
Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)

Kina sendiri disebut menyebabkan efek samping seperti vertigo, tinitus, dan muntah. Mark Honigsbaum dalam bukunya tentang flu 1918 berjudul Living with Enza melaporkan bahwa warga London menolak untuk ditipu dengan saran berkumur air asin. Warga mengepung para ahli kimia dan dokter untuk meminta Kina.

Sayangnya berkurangnya pasien flu spanyol dengan bantuan Kina membuat Kepala Medis dari Pemerintah Daerah Inggris terlena. Dia, Sir Arthur Newsholme, akhirnya memutuskan untuk mengesampingkan rencana memerangi gelombang pandemi kedua. Alasannya adalah mengutamakan perang.

Saat itu, dalam beberapa minggu kembali datang dengan jumlah kasus yang tidak sedikit.

Mengalihbahasakan dari The Guardian, penggunaan kina pada flu spanyol hampir mirip dengan penggunaan klorokuin pada Covid-19. Seperti kina, klorokuin juga terbukti meringankan dan mempercepat penyembuhan pasien Covid-19 meski pengujian besar belum membuktikan hasilnya.

Berbeda dengan Sir Arthur Newsholme pada tahun 1918, pemimpin penelitian terhadap klorokuin, Didier Roult tidak cepat mengambil keputusan.

"Akan tidak etis untuk menyimpulkan dalam satu kasus saja," kata dia pada The Guardian. Roult sendiri merupakan salah satu ilmuan paling terkenal dalam bidang pinyakit menular di dunia.

Di Le Monde akhir pekan lalu, ia secara efektif mengingatkan sesama dokternya bahwa tugas pertama mereka adalah untuk pasien mereka, bukan dengan metode ilmiah.

"Politisi akan dicatat oleh sejarah, tapi dokter akan dinilai oleh pasien," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IBL 2020 Ditunda karena Virus Corona, Drakor Jadi Pelipur Lara

IBL 2020 Ditunda karena Virus Corona, Drakor Jadi Pelipur Lara

Sport | Senin, 06 April 2020 | 11:09 WIB

Tiga Bayi Bernama Covid Viral di Medsos, Tuai Perhatian Publik

Tiga Bayi Bernama Covid Viral di Medsos, Tuai Perhatian Publik

News | Senin, 06 April 2020 | 11:11 WIB

Cerita Makan Konate yang Gagal Mudik karena Mali Terapkan Lockdown

Cerita Makan Konate yang Gagal Mudik karena Mali Terapkan Lockdown

Bola | Senin, 06 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB