Telanjur Mudik, Ini Tips Hindari Paparan Virus Corona Covid-19

Senin, 06 April 2020 | 12:25 WIB
Telanjur Mudik, Ini Tips Hindari Paparan Virus Corona Covid-19
Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)

Suara.com - Masyarakat telah diingatkan agar tidak mudik ke kampung halaman selama masa pandemik virus corona. Namun yang terjadi, mudik tetap dilakukan oleh sejumlah orang khususnya warga ibu kota yang pekerjaannya terhenti.

Juru bicara pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan, ada hal-hal penting untuk dilakukan oleh masyarakat yang sudah terlanjur pergi mudik.

Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)
Ilustrasi jangan mudik di tengah wabah corona. (ist)

"Siapa pun kalau melakukan bepergian maka tetap yang harus dilakukan adalah jaga jarak. Kalau sudah ada di kampung tetap jaga jarak. Sementara tidak boleh salaman," kata Yuri dalam siaran langsung melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Senin (6/4/2020).

Yuri menjelaskan, selama perjalanan mudik itu memungkinkan untuk terpapar virus karena sering bersinggungan dengan banyak orang di tempat umum.

"Misalnya di terminal, di stasiun kita ketemu banyak orang yang kita gak tahu kondisinya seperti apa," ucapnya.

Selama mudik di kampung halaman juga disarankan untuk melakukan isolasi mandiri sesuai masa inkubasi selama 14 hari.

"Jelaskan saudara di kampung resiko terlalu tinggi kalau kita bepergian saat situasi seperti ini," katanya.

Menurut Yuri, proses isolasi mandiri dinyatakan berhasil jika selama masa inkubasi itu tidak ada gejala sakit apa pun. Atau sembuh total ketika waktu inkubasi telah selesai.

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga 5  April 2020, Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia mencapai 2.273 orang. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan pasien sembuh sebanyak 164 orang, sementara 198 meninggal dunia.

Baca Juga: Tolak Seruan Anies Pakai Masker, Warga: Corona Urusan yang di Atas!

Pasien yang sembuh bertambah 14 orang, sementara yang meninggal bertambah tujuh orang.

"Pada hari ini sudah bertambah lagi kasus konfirmasi positif baru sebanyak 181 kasus sehingga total kasus positif sebanyak 2.273," kata Yuri dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB di Jakarta, Minggu sore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI