Ragam Faktor Infertilitas, Penyebab Pasutri Belum Berhasil Dapat Momongan

M. Reza Sulaiman, Frieda Isyana Putri

Selasa, 07 April 2020 | 08:15 WIB
Ragam Faktor Infertilitas, Penyebab Pasutri Belum Berhasil Dapat Momongan
Infertilitas penyebab pasutri belum dapatkan momongan. [Shutterstock]

Suara.com - Ragam Faktor Infertilitas, Penyebab Pasutri Belum Berhasil Dapat Momongan

Dikaruniai momongan tentu menjadi salah satu impian terbesar pada suami-istri. Namun ada suatu kondisi yang disebut infertilitas yang bisa menghambat datangnya sang jabang bayi.

Infertilitas atau ketidaksuburan adalah kondisi di mana pasangan suami-istri (pasutri) yang dalam waktu 12 bulan berturut-turut melakukan hubungan seksual tanpa alat kontrasepsi namun tidak terjadi kehamilan.

dr. Ni Komang Yeni Dhanasari, SpOG dari Bamed Women`s Clinic menjelaskan lebih dari satu tahun pasutri mengalami kesulitan hamil, maka biasanya harus segera dikonsultasikan ke dokter kandungan.

"Angka infertilitas (di Indonesia) itu sekitar 5 persen dari semua pasangan usia subur," katanya kepada Suara.com, Senin (6/4/2020).

Setelah berkonsultasi, nantinya pasutri akan dievaluasi, apakah ada kelainan di saluran reproduksi, atau gangguan pada hormon, adanya infeksi atau tidak, dan mungkin ada penyakit lain yang menyertai yang menyebabkan sulit hamil.

Gangguan nutrisi seperti terlalu gemuk atau terlalu kurus juga bisa, baik pada suami maupun istri. "Biasanya suami yang terlalu gemuk tidak memiliki kualitas sperma yang baik," imbuhnya.

ilustrasi test pack kehamilan. (shutterstock)
ilustrasi test pack kehamilan. (shutterstock)

Aktivitas fisik, kebiasan merokok, kebiasaan alkohol dan pola tidur suami juga berpengaruh. Pada orang-orang tertentu hal-hal tersebut bisa menyebabkan kesulitan hamil.

Ditambahkan oleh dr. Arie A. Polim, D.MAS, M.BHRE, SpOG(K), dari Morula IVF Jakarta, kondisi infertilitas ini rupanya umum terjadi di Indonesia. Beberapa pasiennya bahkan baru bisa hamil setelah 15 atau 16 tahun menikah dan mengikuti program inseminasi atau bayi tabung.

baca juga

"Karena kita berhadapan dengan jumlah dan kualitas. Perempuan itu lebih rentan, usia sangat mempengaruhi keberhasilan kehamilan karena pada perempuan jumlah sel telur makin berkurang dan kualitas telur akan semakin menurun," jelasnya.

Selanjutnya: solusi hadapi infertilitas

Pada perempuan biasanya akan lebih sulit dibanding laki-laki, karena makin tua tidak akan terlalu berpengaruh, baik jumlah maupun kualitas.

Hal ini disebabkan begitu mencapai usia menopause, seorang perempuan tidak lagi bisa memproduksi sel telur. Sementara sperma pada laki-laki terus diproduksi setiap 70 hari sekali.

Oleh karena itu, bagi pasutri yang berniat memiliki momongan lebih baik berada di bawah usia 30 tahun, di mana dr. Arie menyebutnya sebagai periode emas.

Sementara pada rentang usia 30-35 tahun masih bagus karena angka kesuburannya sekitar 60-80 persen. Akan tetapi begitu menginjak usia di atas 35 tahun akan menurun hingga 20 persen dan akan lebih sulit walaupun mengikuti program sekalipun.

dr. Yeni menyarankan bagi para pasutri yang sedang berjuang untuk memiliki momongan selama bertahun-tahun untuk lebih bersabar dan terus konsultasikan kepada dokter.

Konsultasi Infertilitas (Shutterstock)
Konsultasi Infertilitas (Shutterstock)

"Lakukan semua ikhtiar, ikuti semua saran-saran dokter," katanya.

Apabila hendak mengikuti program hamil, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengikuti program bayi tabung. Menurut dr. Yeni, angka keberhasilannya cukup bagus, sekitar 20-30 persen.

Di Indonesia sendiri sudah banyak rumah sakit yang menyediakan pusat bayi tabung, sehingga cakupan dan jangkauannya kini cukup terjangkau dan prosedur yang aman serta memberikan kualitas calon janin yang baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter kandungan: Infertilitas Bukan Penyakit

Dokter kandungan: Infertilitas Bukan Penyakit

Lifestyle | Rabu, 01 April 2020 | 21:19 WIB

Terkuak! Viral Pasutri ke Mal Pakai Hazmat karena Ketakutan Kena Corona

Terkuak! Viral Pasutri ke Mal Pakai Hazmat karena Ketakutan Kena Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 14:17 WIB

Tanpa Gejala, Pasutri Lansia di Bali Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Tanpa Gejala, Pasutri Lansia di Bali Terinfeksi Virus Corona COVID-19

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

Tak Kapok Jadi Tersangka Korupsi Tiga Kali, Anggota DPR Minta Fahd A Rafiq Dihukum Berat

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:23 WIB

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

×