Bukan Hanya Covid-19, Jubir Yurianto Ingatkan Bahaya Demam Berdarah

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 07 April 2020 | 20:15 WIB
Bukan Hanya Covid-19, Jubir Yurianto Ingatkan Bahaya Demam Berdarah
Petugas melakukan pangasapan (fogging) di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Kamis (17/11).

Suara.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto kembali mengingatkan masyarakat pentingnya untuk bekerja, belajar dan berkegiatan di rumah, sekaligus menjaga kebersihan rumah terutama memberantas sarang nyamuk aedes aegypty penyebab sakit demam berdarah dengue.

"Periode pancaroba yang secara klasik akan disertai dengan kasus demam berdarah cukup banyak," kata Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan bukan hanya virus corona Covid-19 yang mengintai Indonesia, tapi juga demam berdarah yang diakibatkan oleh yang bersarang di rumah dan di lingkungan.

"Demam berdarah dan Covid adalah sesuatu yang rawan terjadi dan memiliki angka kematian yang cukup tinggi," papar Yurianto.

Meski demikian, Yurianto mengakui bahwa tenaga kesehatan saat itu lebih berkonsentrasi mencegah penularan Covid-19. Mengingat penyakit demam berdarah sudah ditemukan obatnya sementara Covid-19 belum.

Pada Selasa, 7 April 2020 ini, pemerintah telah memeriksa sebanyak 14.354 spesimen dari 300 RS di seluruh Indonesia.

Dari spesimen itu didapati sebanyak 2.738 kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan 204 orang dinyatakan sembuh, dan 221 orang meninggal dunia.

"Data ini menunjukkan masih ada orang sakit mengandung virus, tapi tidak merasakan dirinya sakit berada di tengah-tengah masyarakat. Mari patuh dan disiplin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, pakai masker, jaga jarak aman, patuh dan disiplin tinghap di rumah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Sebut Ibu Hamil Masuk Kelompok Rentan Terpapar Corona, Apa Solusinya?

WHO Sebut Ibu Hamil Masuk Kelompok Rentan Terpapar Corona, Apa Solusinya?

Health | Selasa, 07 April 2020 | 18:10 WIB

Jenis Kain Seperti Apa yang Tepat Dijadikan Masker Guna Cegah Virus Corona?

Jenis Kain Seperti Apa yang Tepat Dijadikan Masker Guna Cegah Virus Corona?

Health | Selasa, 07 April 2020 | 19:00 WIB

Demi Kekebalan Tubuh, Ini Anjuran Frekuensi Olahraga untuk Tangkal Corona

Demi Kekebalan Tubuh, Ini Anjuran Frekuensi Olahraga untuk Tangkal Corona

Health | Selasa, 07 April 2020 | 17:59 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB