Bill Gates Keluarkan Miliaran Dolar untuk Biayai 7 Pengembangan Vaksin

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 08 April 2020 | 11:12 WIB
Bill Gates Keluarkan Miliaran Dolar untuk Biayai 7 Pengembangan Vaksin
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Shutterstock]

Suara.com - Pendiri Microsoft, Bill Gates mendanai beberapa perusahaan dalam pembuatan vaksin potensial untuk virus corona. Ia menghabisakan miliaran dolar untuk mendanai tujuh pengembangan vaksin potensial.

Menlansir dari Business Insider, Bill Gates mengatakan bahwa organisasi filantropisnya, The Gates Foundation memang sedang mendanai pengembangan vaksin. Hal tersebut dinyatakan oleh Bill Gates pada The Daily Talkshow.

Pada acara yang ditayangan Kamis (2/4/2020) itu Gates mengatakan bahwa The Gates Foundation bisa memobilisasi pembuatan vaksin lebih cepat dari pemerintah.

"Karena yayasan kami memiliki keahlian mendalam dalam penyakit menular, kami memikirkan epidemi, kami mendanai beberapa hal untuk lebih siap, seperti upaya pengembangan vaksin," kata Gates seperti yang dikutip dari Business Inseder.

"Uang awal kita bisa mempercepat banyak hal," tambahnya.

Gates mengatakan dia memilih tujuh kandidat vaksin teratas dan membangun kapasitas produksi untuk para kandidat tersebut.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

“Meskipun akhirnya kita akan mengambil paling banyak dua dari vaksin yang diuji, kita akan mendanai tujuh perusahaan, hanya agar kita tidak membuang waktu dengan mengatakan, 'OK, vaksin mana yang bekerja?' Dan kemudian baru membangun pengembang penelitian,” katanya.

Bill Gates menyatakan, bahwa secara simultan menguji dan membangun kapasitas produksi sangat penting untuk pengembangan cepat suatu vaksin. Menuturnya, waktu sangat penting dalam mengatasi pandemi, apalagi pembuatan vaksin bisa memakan waktu hingga 18 bulan.

Dalam artikel Washington Post, Gates mengatakan beberapa kandidat vaksin membutuhkan peralatan khusus.

"Ini akan membutuhkan miliaran dolar untuk pembuatan konstruksi," kata Gates dalam Washington Post.

"Tapi beberapa miliar yang dikeluarkan lebih baik daripada situasi yang kita hadapi saat ini. Situasi ini (pandemi) akan menyebabkan triliunan dolar hilang secara ekonomi, itu sangat disayangkan," tambahnya.

Gates dan istrinya, Melinda Gates telah berjanji akan menyumbangkan USD 100 juta (Rp 1,65 Triliun) untuk mengirim alat tes di daerah Washington.

Selain itu, Gates juga mendesak pemerintah untuk menegakkan tindakan karantina yang lebih ketat di setiap negara bagian. Ia memperkirakan bahwa AS akan memerlukan 10 minggu lagi lockdown nasional secara efektif untuk menangani krisis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update: Pasien RSD Wisma Atlet Capai 527 Orang, 318 Positif Corona

Update: Pasien RSD Wisma Atlet Capai 527 Orang, 318 Positif Corona

News | Rabu, 08 April 2020 | 10:41 WIB

Update WNI di Luar Negeri Positif Corona Capai 302 Orang

Update WNI di Luar Negeri Positif Corona Capai 302 Orang

News | Rabu, 08 April 2020 | 10:37 WIB

Mampu Merespons Virus, Ilmuwan Menguji Efektivitas Vaksin BCG pada Covid-19

Mampu Merespons Virus, Ilmuwan Menguji Efektivitas Vaksin BCG pada Covid-19

Health | Rabu, 08 April 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB