Virus Corona Bisa Bertahan 7 Hari di Masker, Ahli Ungkap Faktanya

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 09 April 2020 | 07:50 WIB
Virus Corona Bisa Bertahan 7 Hari di Masker, Ahli Ungkap Faktanya
Warga menggunakan masker melintas di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Minggu (6/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Virus Corona Bisa Bertahan 7 Hari di Masker, Ahli Ungkap Faktanya.

Penggunaan masker kain untuk orang sehat disebut bisa digunakan hingga beberapa kali. Namun, sebuah studi yang dilakukan para peneliti di University of Hong Kong (HKU) menemukan fakta menarik.

BACA JUGA: Apakah Virus Corona Bertahan Lama pada Kain atau Pakaian?

Mereka menemukan bahwa virus corona masih ditemukan bersemayam di bagian luar masker setelah 7 hari. Dikutip dari Mothership SG, studi ini dipublikasikan di jurnals medis The Lancer pada Kamis, 2 April lalu.

Kestabilan SARAS-CoV-2, atau jenis virus corona baru ini, telah diketahui bisa bertahan di stainless steel atau permukaan plastik selama empat hari.

Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]
Ilustrasi seeorang perempuan pengenakan masker kain. [Shutterstock]

Namun tim peneliti dari Hong Kong juga menemukan bahwa disinfektan yang umum ditemukan di rumah, termasuk pemutih, efektif dalam 'membunuh' virus tersebut.

"SARS-CoV-2 dapat bertahan di lingkungan yang menguntungkan, tetapi juga rentan terhadap metode disinfeksi standar," kata peneliti tersebut.

Para peneliti kemudian menguji seberapa lama virus tersebut dapat bertahan pada beberapa jenis permukaan dalam suhu ruangan. Mereka menemukan, bahwa  pada kertas tisu dan cetak: kurang dari 3 jam, untuk  kayu dan kain (misal jas laboratorium): hilang keesokan harinya. 

Sementara itu,  pada kaca dan uang: dua hari, hilang di hari keempat. Sedangkan pada stainless steel dan plastik: 4-7 hari.

Satu hal mengejutkan dari permukaan lain yang diteliti oleh mereka adalah, ditemukan virus corona tersebut masih bertahan di bagian luar masker wajah setelah tujuh hari. Oleh karena itu, sangat penting untuk tidak menyentuh bagian luar masker bedah yang Anda gunakan, ujar para peneliti.

"Karena Anda bisa mengkontaminasi tangan Anda dan apabila Anda menyentuh mata Anda maka bisa jadi virus itu berpindah ke mata Anda," tulis mereka.

Pada semua permukaan, konsentrasi virus berkurang cukup cepat seiring dengan waktu, tulis studi tersebut. Walau begitu, para peneliti berkata hasil dari studi ini 'tidak mencerminkan potensi untuk tertular dari kontak biasa'.

Hal ini disebabkan adanya virus tersebut yang dilakukan dalam studi ini terdeteksi oleh alat-alat laboratorium, bukan pada jemari dan tangan.

Mencuci tangan tetap menjadi hal utama yang harus dilakukan, kata mereka, karena secara tepori sangat mungkin makanan bisa membawa virus hidup untuk menyebabkan infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajib Baca! Cara Mencuci Masker Kain yang Benar agar Virus Hilang

Wajib Baca! Cara Mencuci Masker Kain yang Benar agar Virus Hilang

Lifestyle | Rabu, 08 April 2020 | 07:36 WIB

Jenis Kain Seperti Apa yang Tepat Dijadikan Masker Guna Cegah Virus Corona?

Jenis Kain Seperti Apa yang Tepat Dijadikan Masker Guna Cegah Virus Corona?

Health | Selasa, 07 April 2020 | 19:00 WIB

Hari Kesehatan Dunia, WHO: Masker Saja Tak Cukup Hentikan Corona Covid-19

Hari Kesehatan Dunia, WHO: Masker Saja Tak Cukup Hentikan Corona Covid-19

Health | Selasa, 07 April 2020 | 11:11 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB