Wajib Tahu, Ini Pertolongan Pertama Pada Pasien Meningitis

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 09 April 2020 | 20:31 WIB
Wajib Tahu, Ini Pertolongan Pertama Pada Pasien Meningitis
Ilustrasi meningitis. (Shutterstock)

Suara.com - Wajib Tahu, Ini Pertolongan Pertama Pada Pasien Meningitis

Penyakit meningitis menjadi perhatian usai musisi Glenn Fredly meninggal dunia karena penyakit tersebut. Penyakit yang diakibatkan infeksi virus itu menyerang selaput otak pasien.

Pada tindakan awal, jika seseorang terindikasi meningitis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan analisis riwayat kesehatan.

Diagnosis dilakukan melalui alat CT Scan atau MRI serta melakukan pengecekkan darah untuk mengetahui indikasi meningitis.

Kemudian, pasien dapat dilakukan lumbal fungsi yaitu pengambilan cairan otak agar dapat memastikan penyebab terjadinya meningitis seperti virus, bakteri, atau jamur.

infografis meningitis atau penyakit radang selaput otak. (Suara.com)
infografis meningitis atau penyakit radang selaput otak. (Suara.com)

“Jika sudah ditemukan sumber penyebab meningitis, maka pasien akan diberikan pengobatan sesuai sumbernya," kata Dokter Spesialis Saraf di Rumah sakit Primaya Bekasi Utara, sebelumnya RS Awal Bros, Istiana Sari pada rilis yang diterima Suara.com, Kamis (9/4/2020).

Jika karena bakteri, lanjutnya, maka pasien akan diberikan antibiotik. Namun jika penyebabnya virus akan diberikan antivirus.

Sedangkan kalau disebabkan jamur akan diberikan anti jamur. Pasien juga dapat diberikan cairan melalui infus jika kekurangan cairan di dalam tubuh dan pemasangan oksigen jika diperlukan.

Namun selain karena virus, bakteri, dan kuman, meningitis bisa disebabkan karena riwayat penyakit bawaan.

baca juga

Dokter Spesialis Saraf di Rumah sakit Primaya Henny Herawati menjelaskan, meningitis bisa diakibatkan penyakit primer pendahulu seperti TBC, pneumonia, atau pembengkakan gigi.

Jika penyakit pendahulu itu yang menjadi penyebab meningitis, maka pasien juga akan diberikan obat sesuai sakitnya.

“Jangka waktu penyembuhan pasien meningitis tergantung kecepatan pasien membawa kasus ini ke tim medis. Jika diperiksa pada saat gejala ringan, maka pengobatan akan lebih cepat selesai," kata Henny.

Namun jika dibawa ke rumah sakit ketika gejala sudah cukup berat seperti kejang-kejang dan tidak sadarkan diri, maka tingkat penyembuhannya akan semakin lama. Jangka waktu penyembuhan pasien juga bergantung pada kecepatan diagnosis dan ketepatan pemberian terapi.

"Ketika dalam masa pengobatan, pasien meningitis harus meningkatkan daya tahan tubuh, jangan stres, ikuti petunjuk dokter, makan-makanan bergizi tinggi protein, dan jangan lupa untuk mencegah penularan ke orang lain," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Glenn Fredly Meninggal Akibat Meningitis, Penyakit Bawaan Bisa Jadi Sebab?

Glenn Fredly Meninggal Akibat Meningitis, Penyakit Bawaan Bisa Jadi Sebab?

Health | Kamis, 09 April 2020 | 19:41 WIB

INFOGRAFIS: Mengenal Meningitis, Penyakit Radang Selaput Otak

INFOGRAFIS: Mengenal Meningitis, Penyakit Radang Selaput Otak

Health | Kamis, 09 April 2020 | 15:08 WIB

Dari Semua Jenis Meningitis, Mana yang Lebih Mematikan?

Dari Semua Jenis Meningitis, Mana yang Lebih Mematikan?

Health | Kamis, 09 April 2020 | 15:19 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×