Sanggah Mahfud MD, Kasus Kematian Pasien Corona Tak Hanya Tentang Imunitas

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Jum'at, 10 April 2020 | 16:15 WIB
Sanggah Mahfud MD, Kasus Kematian Pasien Corona Tak Hanya Tentang Imunitas
Penanganan jenazah pasien covid-19 di Amerika Serikat (VOA Indonesia)

Suara.com - Sanggah Mahfud MD, Kasus Kematian Pasien Corona Tak Hanya Tentang Imunitas

enko Polhukam Mahfud MD mengatakan dalam siaran langsung di akun Instagram-nya bersama Reza Rahadian, bahwa orang yang meninggal karena virus corona Covid-19 adalah mereka badannya yang tidak memiliki imun yang baik.

"Hampir seluruh ahli mengatakan yang bisa membuat badan kita ini imun seumpama pun nanti akan ada yang terserang, itu yang meninggal pada umumnya badannya tidak imun," katanya, dikutip Suara.com dari akun Instagram Reza Rahadian @officialpilarez, pada Jumat (10/4/2020).

Memperjelas pernyataan tersebut, Ketua Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban, mengatakan pasien meninggal karena Covid-19 belum tentu hanya disebabkan imun tubuh yang rendah.

Kata Zubairi, kasus meninggal pasien Covid-19 disebabkan adanya kegagalan napas dan kegagalan organ tubuh yang lain. Selain itu, data juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien yang meninggal berusia lanjut dan memiliki penyakit komorbid atau penyakit penyerta seperti jantung, stroke, diabetes, dan hipertensi.

"(Penyakit komorbid adalah) penyakit yang sudah ada sebelumnya. Bukan penyakit turunan, tapi penyakit yang ada di orang itu," kata Prof Zubairi. saat dihubungi Suara.com.

Ia melanjutkan, kekebalan tubuh mungkin berperan akan tetapi hanya satu dari banyak faktor lain yang membuat seseorang meninggal akibat Covid-19.

Mereka yang berusia remaja atau dewasa muda hanya memiliki persentase jauh lebih sedikit dari yang meninggal, namun juga tetap punya risiko kondisi yang semakin diperparah oleh Covid-19.

"Yang muda tetap ada yang sakit, ada yang masuk ICU, ada yang meninggal. Jadi harus tetap waspada," katanya lagi.

Biasanya, ia melanjutkan, yang berusia muda memiliki riwayat penyakit seperti asma atau pernah mengalami tuberkulosis parah, atau memiliki kebiasaan gaya hidup tak sehat seperti merokok.

Memiliki badan sehat juga tetap membuat mereka yang berusia muda rentan terpapar Covid-19. Contohnya seperti beberapa pemain sepak bola dan atlet yang juga terinfeksi virus.

Sehingga Prof Zubairi menyimpulkan bahwa terinfeksi virus corona bisa memperparah kondisi atau faktor risiko yang sudah ada pada tubuh si pasien. Membuatnya rentan untuk lebih gawat hingga gagal napas, dan harus dipasangi ventilator.

Ia juga memperingatkan pentingnya menjaga untuk tetap menjaga kesehatan tubuh agar imunitas tubuuh menjadi lebih baik. Menjaga hidup sehat bisa dilakukan dengan olahraga teratur selama 150 menit seminggu, makan buah dan sayur tiga kali sehari, dan tidak merokok.

"Sehingga diharapkan jika nanti jatuh sakit tidak menjadi gawat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raja Salman Diisolasi, 150 Anggota Kerajaan Saudi Diduga Terkena Covid-19

Raja Salman Diisolasi, 150 Anggota Kerajaan Saudi Diduga Terkena Covid-19

News | Jum'at, 10 April 2020 | 16:07 WIB

Mengonsumsi Vitamin untuk Mencegah Covid-19? Coba Pikirkan Lagi

Mengonsumsi Vitamin untuk Mencegah Covid-19? Coba Pikirkan Lagi

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 16:06 WIB

Begini Cara Beri Dukungan Emosional pada Keluarga Korban Covid-19

Begini Cara Beri Dukungan Emosional pada Keluarga Korban Covid-19

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB