Ingin Olahraga Outdoor saat Pandemi Corona? Perketat Physical Distancing!

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 10 April 2020 | 16:39 WIB
Ingin Olahraga Outdoor saat Pandemi Corona? Perketat Physical Distancing!
Ilustrasi jogging. (Shutterstock)

Suara.com - Selama pandemi corona, rutin olahraga dianjurkan agar tubuh senantiasa sehat dan bugar. Namun bagi yang ingin melakukannya di luar ruangan, sebaiknya ditunda dulu atau terapkan physical distancing secara ketat saat olahraga outdoor.

Dilansir dari Brussels Time, sebuah studi baru menunjukkan orang yang olahraga outdoor dapat terekspos virus corona Covid-19. Bahkan ketika mereka sudah memberi jarak 1,5 meter dari orang lain.

Para peneliti di KU Leuven dan di Universitas Teknologi Eindhoven menciptakan simulasi untuk mengetahuinya.

Simulasi menunjukkan bahwa tetesan pernapasan (droplets) seseorang yang berpotensi terinfeksi virus dapat bersentuhan dengan siapa pun yang berada di belakang mereka.

"Ketika Anda bergerak — berlari, bersepeda, berjalan — Anda sebenarnya menciptakan area di belakang Anda yang sering disebut slipstream," kata Koordinator Studi Bert Blocken kepada The Brussels Times.

Blocken mengatakan bahwa slipstreams dapat digambarkan sebagai sesuatu yang mirip dengan efek vakum atau hambatan yang terjadi ketika aliran udara biasa terganggu oleh seseorang yang bergerak.

Ilustrasi perempuan berlari (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan berlari (Shutterstock)

Simulasi menunjukkan bahwa jalan setapak antara dua orang yang saling joging satu sama lain cenderung melihat orang kedua bersentuhan dengan tetesan orang pertama ketika mereka berada di jalur yang sama, bahkan pada kecepatan berjalan 4 kilometer per jam.

"Ketika orang berbicara, menghembuskan napas, batuk atau bersin mereka menghasilkan tetesan, dan sementara tetesan terbesar cenderung jatuh ke tanah terlebih dahulu, yang lebih kecil dapat tetap di udara sedikit lebih lama, jadi penting bahwa seseorang yang berada di belakang yang lain tidak berjalan ke awan tetesan ini," kata Blocken.

Sementara slipstreams kadang-kadang bisa sepanjang 10 hingga 15 meter, Blocken mengatakan bahwa mereka tetap sangat sempit dan mencatat bahwa tetesan pernapasan cenderung menguap cukup cepat.

baca juga
Ilustrasi olahraga yang membakar 100 kalori dalam 10 menit, setiap hari. (Shutterstock)
Ilustrasi olahraga yang membakar 100 kalori dalam 10 menit, setiap hari. (Shutterstock)

"Jarak direkomendasikan 1,5 meter sangat efektif ketika orang bergerak lambat, tetapi situasinya berbeda ketika datang ke gerakan aktif dalam olahraga," katanya.

Berdasarkan simulasi, penelitian menunjukkan bahwa salah satu cara untuk mengurangi risiko ini adalah dengan menghindari langsung di belakang orang lain.

Baik dengan berjalan berdampingan atau dengan berlari dalam formasi yang terhuyung-huyung.

Blocken mengatakan penelitian ini sedang dalam proses untuk disetujui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumbang 100 Miliar untuk Corona di Indonesia, Berapa Sih Pendapatan TikTok?

Sumbang 100 Miliar untuk Corona di Indonesia, Berapa Sih Pendapatan TikTok?

News | Jum'at, 10 April 2020 | 16:32 WIB

Jumat Ini Ada 26 Pasien Meninggal, Angka Kematian Corona RI Jadi 306 Kasus

Jumat Ini Ada 26 Pasien Meninggal, Angka Kematian Corona RI Jadi 306 Kasus

News | Jum'at, 10 April 2020 | 16:20 WIB

Perlukah Anda Membersihkan Keranjang Belanja sebelum Memegangnya?

Perlukah Anda Membersihkan Keranjang Belanja sebelum Memegangnya?

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:25 WIB

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

×