Hati-hati! Orang Obesitas Lebih Rentan Tertular Virus Corona Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 11 April 2020 | 06:10 WIB
Hati-hati! Orang Obesitas Lebih Rentan Tertular Virus Corona Covid-19
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Hati-hati! Orang Obesitas Lebih Rentan Tertular Virus Corona Covid-19

Pandemi virus corona Covid-19 telah mencatatkan kematian  97.000 jiwa lebih di seluruh dunia dengan rata-rata kematian yang diperparah oleh penyakit penyerta.

Kabar buruk bagi mereka yang kelebihan berat badan, karena menurut Kepala Ahli Epidemologi Perancis, Profesor Jean Francois Delfraissy mengatakan, orang yang kelebihan berat badan atau obesitas lebih rentan terinfeksi Covid-19.

Mengutip Reuters, Jumat (10/4/2020) Profesor Jean yang mengepalai dewan ilmiah memberikan nasihat kepada pemerintahannya tentang pandemi virus corona.

Ia mengatakan sebanyak 17 juta dari 67 juta warga Perancis berisiko serius terinfeksi virus corona penyebab sakit Covid-19 karena usia, penyakit penyerta dan obesitas.

"Virus ini mengerikan, bisa menyerang anak muda, khususnya anak muda yang gemuk. Mereka yang kelebihan berat badan perlu berhati-hati," ungkap Profesor Delfraissy.

Obesitas sendiri telah menyebabkan kematian Covid-19 per kapita yang lebih tinggi dari rata-rata kematian di kota New Orleans AS dan di Meksiko.

Ia juga menyebut pada awalnya, 88 persen dari mereka terinfeksi dengan menderita gejala mirip flu yang parah. Adapun tingkat kematian pada anak muda yang di rawat di rumah sakit dengan gejala pernapasan yang parah sebesar 2 persen. Tetapi bisa meningkat 14 persen, kepada mereka memiliki sistem imun yang lemah.

Di Perancis, mereka yang terinfeksi virus 50 hingga 60 persen di antaranya berhasil sembuh dan menjadi imun atau kebal.

baca juga

"Data awal menunjukkan bahwa jumlah orang yang mungkin telah menjadi kebal ada sekitar 10 hingga 15 persen di antaranya," ungkap Spesialis Penyakit Menular yang juga memimpin penelitian semasa pandemi Eboka dan AIDS di Perancis.

Ia juga menyebut, terlalu awal untuk membuka kembali lockdown di Perancis yang sudah dilakukan sejak 17 Maret dan berencana dibuka pada 15 April mendatang.

Dewan juga merekomendasikan, lockdown dilanjutkan beberapa minggu dari sekarang, agar tekanan untuk petugas medis mereda dan dan persebaran virus melambat.

Adapun kapasitas pengetesan virus corona Perancis meningkat dengan kemampuan memeriksa dari 3.000 per hari pada pertengahan Maret lalu.

Kini dalan sehari Perancis mampu memeriksa hingga 30.000 sampel. Dan akan kembali ditingkatkan dari 100.000 hingga 250.000 per hari dalam waktu dua minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanggah Mahfud MD, Kasus Kematian Pasien Corona Tak Hanya Tentang Imunitas

Sanggah Mahfud MD, Kasus Kematian Pasien Corona Tak Hanya Tentang Imunitas

Health | Jum'at, 10 April 2020 | 16:15 WIB

Minim Aktivitas, Pandemi Corona Dapat Memperburuk Obesitas pada Anak

Minim Aktivitas, Pandemi Corona Dapat Memperburuk Obesitas pada Anak

Health | Selasa, 07 April 2020 | 15:19 WIB

Hasil Penelitian: Orang Obesitas Lebih Berisiko Alami Kematian Covid-19

Hasil Penelitian: Orang Obesitas Lebih Berisiko Alami Kematian Covid-19

Health | Selasa, 07 April 2020 | 13:08 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×