Peneliti: Orang Bisa Sentuh Wajah 23 Kali Sejam, Ini Cara Menghentikannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 12 April 2020 | 17:35 WIB
Peneliti: Orang Bisa Sentuh Wajah 23 Kali Sejam, Ini Cara Menghentikannya
Ilustrasi Menyentuh Wajah. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar orang-orang berhenti menyentuh wajah di tengah pandemi. Sayangnya, para ilmuwan yang meneliti perilaku menyentuh wajah mengungkapkan bahwa orang akan memegang wajahnya sebanyak 23 kali dalam satu jam.

Mengalihbahasakan dari Healthline, pada tahun 2018, penelitian dari universitas di Australia menyatakan bahwa responden penelitian mereka menyentuh wajah sebanyak 23 kali setiap jam. Penelitian ini dilakukan pada 26 mahasiswa kedokteran untuk mengetahui tentang kebiasaan menyentuh wajah pada profesional medis.

Setengah dari responden sering menyetuh mulut, hidung, dan mata yang merupakan jalur termudah bagi virus dan bakteri untuk memasuki tubuh.

"Ketika bekerja secara aktif, orang-orang akan sering menggerakkan kaki mereka, bermain dengan rambut mereka, atau dalam hal ini menyentuh wajah mereka," kata Dr. Alex Dimitriu, psikiatri sekaligus pendiri dari Psychiatry & Sleep Medicine pada Healthline.

Ilustrasi kesehatan dan perawatan wajah. (Shutterstock)
Ilustrasi menyentuh wajah. (Shutterstock)

"Untuk mengetahui kapan Anda paling rentan terhadap kebiasaan seperti itu, biasanya menyentuh wajah terjadi saat ada pertemuan, bertelepon, atau saat asyik bekerja," tambahnya.

Zachary Sikora, PsyD, seorang psikolog klinis di Northwestern Medicine Huntley Hospital di Huntley, Illinois, menawarkan tips untuk menghindari menyentuh wajah Anda selama wabah Covid-19.

"Berhati-hatilah dengan niat Anda untuk menjauhkan tangan dari wajah. Beri jeda singkat saat akan menyentuh wajah dapat membantu Anda lebih menyadari apa yang Anda lakukan dengan tangan Anda," katanya.

Dia menambahkan bahwa notes kecil yang diletakkan di berbagai sudut rumah atau kantor juga bisa membantu Anda mengontrol menyentuh wajah.

"Buat tanganmu sibuk. Jika Anda berada di rumah menonton TV maka cobalah sambil melipat cucian, menyortir surat, atau memegang sesuatu di tangan Anda," tambah Sikora.

baca juga
Cuci tangan pakai sabun untuk mencegah virus corona covid-19. (Shutterstock)
Cuci tangan pakai sabun untuk mencegah virus corona covid-19. (Shutterstock)

Dia juga merekomendasikan penggunaan pembersih tangan beraroma atau sabun tangan beraroma untuk membantu mengingatkan diri sendiri agar menjauhkan tangan dari wajah.

"Bau akan menarik perhatian Anda dan mengingatkan untuk menjauhkan letak tangan dari wajah," imbuhnya.

Jika Anda terlalu terbiasa menyentuh wajah, Sikora mengatakan mengenakan sarung tangan bisa menjadi pengingat fisik yang efektif.

"Anda dapat mengenakan sarung tangan saat Anda keluar di tempat umum lalu lepaskan ketika sampai tujuan. Mungkin tidak biasa, tetapi mengenakan sarung tangan di rumah juga dapat membantu Anda menghentikan kebiasaan menyentuh wajah," ujar Sikora pada Healthline.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modus Cari Donasi Corona, Hati-hati Kena Tipu Akun Palsu BNPB

Modus Cari Donasi Corona, Hati-hati Kena Tipu Akun Palsu BNPB

News | Minggu, 12 April 2020 | 17:09 WIB

Pemerintah Klaim Telah Periksa 27 Ribu Orang Lewat Metode PCR

Pemerintah Klaim Telah Periksa 27 Ribu Orang Lewat Metode PCR

News | Minggu, 12 April 2020 | 17:05 WIB

Selama Wabah Corona, 10 Warga Kota Solo Meninggal Per Hari

Selama Wabah Corona, 10 Warga Kota Solo Meninggal Per Hari

Jawa Tengah | Minggu, 12 April 2020 | 17:02 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×