Selain Paru-Paru, Pasien Covid-19 Alami Kerusakan Jantung, Ginjal, dan Hati

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 16 April 2020 | 12:06 WIB
Selain Paru-Paru, Pasien Covid-19 Alami Kerusakan Jantung, Ginjal, dan Hati
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Suara.com - Seperti diketahui, virus corona menyerang saluran pernapasan dan menginfeksi paru-paru. Tetapi nyatanya tidak hanya paru-paru, virus ini juga merusak jantung, ginjal, dan hati.

Melansir New York Post, Kamis (16/4/2020), para profesional di seluruh dunia melihat bukti yang menunjukkan Covid-19 menyebabkan banyak masalah yang tidak hanya pada paru-paru, tapi juga menyebabkan peradangan jantung, penyakit ginjal akut, kerusakan neurologis, pembekuan darah, kerusakan usus, dan masalah pada hati.

Hampir setengah dari mereka yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dan memiliki virus corona di darah atau urin, menunjukkan kerusakan dini pada ginjal mereka.

Data awal juga menunjukkan bahwa 14 hingga 30 perssn pasien yang dirawat di ICU New York dan Wuhan China, kehilangan fungsi ginjal dan membutuhkan dialisis atau terapi cuci darah secara terus-menerus.

"Saya pikir sangat mungkin virus menempel pada sel-sel ginjal dan menyerang mereka," kata Alan Kligerz Nephrolog di Yale School of Medicine.

Penyakit ini juga dilaporkan membahayakan jantung, di mana miokardits, peradangan otot jantung dan irama jantung yang tidak teratur, bisa menyebabkan henti jantung mendadak pada pasien Covid-19.

"Mereka terlihat baik saat pernapasan normal, dan kemudian secara tiba-tiba pasien mengalami masalah jantung, yang tampaknya tidak sebanding dengan masalah di pernapasan," kata Mitchell Elkind Ahli Saraf Universitas Columbia.

Beberapa laporan juga menunjukan bahwa virus corona menyerang hati atau liver. Ia mampu menghasilkan gumpalan darah di pembuluh darah kaki dan pembuluh darah lainnya. Kemudian pembuluh darah ini bisa pecah, berdampak ke paru-paru dan menyebabkan kematian karena terjadinya emboli paru.

Hal ini menjadi umum, karena biasanya setelah terjadi gumpalan darah, maka pasien akan diberi obat pengencer darah untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DBD dan TBC, Penyakit Menular yang Memperburuk Kematian Pasien Covid-19

DBD dan TBC, Penyakit Menular yang Memperburuk Kematian Pasien Covid-19

Health | Selasa, 14 April 2020 | 17:29 WIB

Bermasalah, Studi Klorokuin untuk Covid-19 Dihentikan Lebih Awal di Brasil

Bermasalah, Studi Klorokuin untuk Covid-19 Dihentikan Lebih Awal di Brasil

Health | Selasa, 14 April 2020 | 11:34 WIB

WHO Sebut Tak Semua Pasien Covid-19 Kebal dari Infeksi Kedua

WHO Sebut Tak Semua Pasien Covid-19 Kebal dari Infeksi Kedua

Health | Selasa, 14 April 2020 | 09:13 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB