5 Tips Tidur Nyenyak Meski di Bawah Tekanan Pandemi Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 16 April 2020 | 17:33 WIB
5 Tips Tidur Nyenyak Meski di Bawah Tekanan Pandemi Corona Covid-19
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi corona Covid-19 bagaimanapun juga bisa memengaruhi mental sampai mengganggu ketenangan tidur. Oleh karena itu, berikut Suara.com rangkum tips tidur tenang dari beberapa ahli yang dilansir dari The Independent.

1. Batasi berita dan penggunaan hp sebelum tidur

Menurut Dr. Nerina Ramlakhan, ahli terapi tidur menyatakan bahwa menonton atau baca berita sebelum tidur bukan merupakan hal yang baik. "Kabar buruk akan menyalakan sistem saraf simpatik. Hal tersebut akan menempatkan kita ke dalam keadaan sangat rentan dan tetap terjaga," kata Dr. Ramlakhan.

Sementara menggunakan ponsel atau menyalakan layar akan merangsang pikiran, sehingga sulit untuk istirahat.

"Menggunakan smartphone dan komputer layar terang sebelum tidur akan merangsang pikiran Anda, membuatnya lebih sulit untuk bersantai dan tertidur," kata Max Kirsten, ahli hipnoterapi dan pendiri The Sleep Coach.

2. Buat catatan tentang kekhawatiran Anda

Sebelum tidur, Dr Sophie Bostock, seorang ahli tidur dan pendiri The Sleep Scientist menyarankan Anda untuk menumpahkan kekhawatiran pada selembar kertas.

"Ketika ada begitu banyak hal yang terjadi, beberapa kekhawatiran tidak bisa dihindari, coba tulis kekhawatiran Anda mungkin selama 15 hingga 20 menit setiap sore," kata Dr. Bostock.

Ilustrasi tidur (shutterstock)
Ilustrasi tidur (shutterstock)

3. Mengatur pernapasan

Bangun di malam hari adalah hal normal, namun jika terlalu sering maka Dr. Ramlakhan menyarankan Anda berbaring di tempat tidur dan mengatur pernapasan.

"Atur napas Anda secara perlahan sambil membisikkan kata-kata 'masuk' dan 'keluar' untuk membuat Anda kembali tidur," kata Dr. Ramlakhan.

Dr. Ramlakhan menambahkan bahwa teknik pernapasan optimalnya dapat membantu kembali tidur, tetap tenang di bawah tekanan dan memfokuskan energi.

4. Relaksasi

Menurut Dr. Bostock, relaksasi adalah keterampilan mematikan respons stres, baik secara fisik maupun mental dan membantu Anda rileks.

Ia merekomendasikan untuk mencoba segala sesuatu mulai dari meditasi dan relaksasi otot hingga melakukan pernapasan dalam atau mandi air panas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kartu Pra Kerja Ibarat Vaksin Bagi Korban PHK di Masa Corona

Kartu Pra Kerja Ibarat Vaksin Bagi Korban PHK di Masa Corona

Your Say | Kamis, 16 April 2020 | 16:52 WIB

Sepi karena Wabah Corona, Pedagang Sepatu Keliling Nangis Bingung Cari Uang

Sepi karena Wabah Corona, Pedagang Sepatu Keliling Nangis Bingung Cari Uang

News | Kamis, 16 April 2020 | 16:58 WIB

Restoran Tutup, Gisella Anastasia Berusaha Tak Pecat Karyawan

Restoran Tutup, Gisella Anastasia Berusaha Tak Pecat Karyawan

Entertainment | Kamis, 16 April 2020 | 16:50 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB