Terlanjur Pakai Krim Wajah Mengandung Merkuri, Ini Yang Harus Anda Lakukan

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 18 April 2020 | 08:29 WIB
Terlanjur Pakai Krim Wajah Mengandung Merkuri, Ini Yang Harus Anda Lakukan
Ilustrasi krim wajah mengandung merkuri (Pixabay/stux)

Suara.com - Terlanjur Pakai Krim Wajah Mengandung Merkuri, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Krim pemutih wajah kerap kali menjanjikan mampu mencerahkan kulit dalam waktu singkat. Hati-hati lho, iming-iming seperti itu justru harus diwaspadai.

Dokter spesialis Kulit dan Kelamin Kardiana Purnama menegaskan bahwa tidak ada cara instan untuk mencerahkan kulit wajah. Menurutnya krim yang menjanjikan wajah cerah dalam waktu singkat bisa dicurigai mengandung bahan berbahaya untuk kulit.

"Ada beberapa komposisi yang berbahaya artinya menimbulkan efek samping yang besar. Tapi dia kalau dipakai jangka pendek memang langsung keliatan. Biasanya yang mengandung logam berat itu bahaya, biasanya ada mercuri. Baru pakai sebentar muka langsung kinclong, itu pasti bahaya," kata Kardiana saat siaran langsung melalui akun Instagram, Jumat (17/4/2020).

Jika sudah terlanjur memakai krim dengan kandungan berbahaya itu, Kardiana menyarankan segera berhenti menggunakan produk tersebut. Begitu krim tak lagi dipakai, efek samping pasti langsung terlihat dengan kulit kehitaman.

Tapi jangan segera menimpa wajah dengan krim lain untuk mengembalikan seperti semula.

"Menurut saya pakai pelembab yang netral tanpa kandungan apa pun karena kulit juga butuh istirahat," kata Kardiana.

Ilustrasi perawatan dengan krim wajah. (Shutterstock)
Ilustrasi perawatan dengan krim wajah. (Shutterstock)

Efek samping harus dilewati terlebih dahulu, lanjut Kardiana. Kulit wajah memang akan menjadi lebih kusam setelah produk berbahan logam berat dihentikan.

"Biarkan kita lihat dalam satu atau dua bulan pertama, baru mulai lakukan perawatan biasa," ucapnya.

Kardiana menuturkan, perawatan awal bisa dimulai dengan krim biasa lalu ditambah dengan sunscreen yang mengandung AHA dan BHA.

"Boleh juga yang ada kandungan retinol, itu untuk bantu eksploiting juga pembentukan sel baru," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Noda Bekas Jerawat Sulit Dihilangkan, Dokter Kulit Beberkan Solusinya

Noda Bekas Jerawat Sulit Dihilangkan, Dokter Kulit Beberkan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 21:41 WIB

Ruam Merah Jadi Gejala Baru Virus Corona, Dokter Kulit Beberkan Sebabnya

Ruam Merah Jadi Gejala Baru Virus Corona, Dokter Kulit Beberkan Sebabnya

Health | Jum'at, 17 April 2020 | 08:00 WIB

Lawan Bahaya Merkuri, Dosen UGM Kembangkan Teknologi dari Bahan Lokal

Lawan Bahaya Merkuri, Dosen UGM Kembangkan Teknologi dari Bahan Lokal

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB