Laboratorium di Wuhan Bantah Teori tentang Virus Corona Berasal dari Mereka

Minggu, 19 April 2020 | 15:37 WIB
Laboratorium di Wuhan Bantah Teori tentang Virus Corona Berasal dari Mereka
Ilustrasi Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Hingga kini, peneliti belum mengetahui secara pasti dari mana asal virus corona baru yang menyebabkan pandemi Covid-19. Ada teori-teori beredar, mulai dari SARS-CoV-2 yang muncul secara alami, ditularkan dari kelelawar ke manusia, hingga kebocoran dari biolab Insitut Virologi Wuhan (WIV) di China.

Kepala laboratorium WIV dengan tegas telah membantah teori terakhir, mengaku virus corona baru tidak ada hubungannya dengan lembaga tersebut.

Wakil Direktur WIV Zhiming Yuan mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CGTN, stasiun penyiaran milik negara di China, bahwa tidak mungkin virus ini berasal dari mereka (laboratorium).

"Kami memiliki peraturan yang ketat dan kode etik penelitian, jadi kami yakin," tuturnya, dikutip dari Live Science.

Selain itu, ada juga teori bahwa virus corona baru ini adalah rekayasa genetika. Para ahli pun membantahnya, mengatakan ini hanya sebuah konspirasi.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

Namun, mereka mengatakan masih mustahil atau sulit mengenyampingkan anggapan tentang para ilmuwan China sedang mempelajari virus yang terjadi secara alami kemudian virus itu 'melarikan diri' dari laboratorium.

Untuk membuktikan teori-teori ini, ilmuwan berkata mereka butuh data dan informasi transparan, yang (berisi) laporan bahwa ini tidak terjadi di China.

Beberapa ahli lain mengatakan skenario paling mungkin adalah bahwa SARS-CoV-2 ini terjadi secara alami.

"Berdasarkan tidak ada data, tetapi skenario yang mungkin adalah bahwa virus menjalar dari kelelawar ke beberapa spesies mamalia, yang saat ini tidak diketahui meski ada spekulasi, (dan) menular ke manusia," tutur Gerald Keusch, associate director dari Boston University National Emerging Infectious Diseases Laboratories.

Baca Juga: Lalai Laboratorium CDC Terkontaminasi Virus Corona, Ratusan Tes Gagal

Peristiwa penularan ini kemungkinan terjadi sebelum virus terdeteksi di pasar hewan.

"Garis waktunya tidak jelas dan aku pikit kita tidak memiliki data nyata untuk mengatakan kapan hal ini dimulai, sebagian besar karena data tersebut ditahan dari inspeksi," tambah Keusch.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI