Kizzmekia Corbett, Perempuan Muda di Balik Pembuatan Vaksin Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 20 April 2020 | 07:28 WIB
Kizzmekia Corbett, Perempuan Muda di Balik Pembuatan Vaksin Covid-19
Seorang apoteker memberikan suntikan kepada Jennifer Haller, dalam studi tahap pertama dari vaksin coronavirus pada 16 Maret 2020, di Kaiser Permanente Washington Health Research Institute di Seattle. (Foto: Ted S. Warren / AP / via npr.org)

Suara.com - Kizzmekia Corbett yang berumur 34 tahun menjadi pemimpin pembuatan vaksin Covid-19 dari National Institute of Health (NIH). Ia bersama timnya berhasil mengembangkan vaksin yang mampu melakukan uji klinis pertama kali pada pertengahan maret 2020.

"Banyak orang mengandalkan kami atau merasa bahwa kami memiliki produk yang setidaknya bisa menjadi bagian dari jawaban yang dibutuhkan dunia ini. Dan, wah, wah, itu tidak mudah," kata Corbett pada Nbcnews.

Dilansir dari Nbcnews, NIH sebelumnya juga telah mampu mengidentifikasi SARS dan melakukan tahap uji klinis dalam 20 bulan.

Corbett adalah lulusan jurusan biologi dan sosiologi di Universitas Maryland, Baltimore County. Ia membagi waktunya antara laboratorium dan pekerjaan lapangan untuk mengetahui kondisi kesehatan di berbagai masyarakat.

Corbett juga meraih gelar doktor dari Universitas North Carolina-Chapel Hill pada 2014 saat usianya masih 28 tahun.

"Dia bukan ilmuwan rata-rata," kata Andrew Ward, seorang profesor di Scripps Research, sebuah penelitian independen dan lembaga pendidikan pascasarjana.

Ward berspesialisasi dalam desain vaksin berbasis struktur dan pemodelan tingkat atom.

"Pada situasi kritis, Kizzy (Corbett) bagi saya, benar-benar cukup. Berjam-jam, melakukan pekerjaan kritis, berpotensi mengubah dunia," tambahnya.

Corbett mulai fokus meneliti virus corona ketika ia bergabung dengan Pusat Penelitian Vaksin NIH sebagai sesama pascadoktoral pada 2014.

baca juga

"SARS dan MERS, dua virus corona yang telah menyebabkan wabah besar-besaran," kata Corbett.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

"Pertanyaan-pertanyaan besar dan menantang ini tetap ada, bersama dengan fakta bahwa jelas virus itu bisa terjadi lagi. Itu hanya masalah waktu," tambahnya.

Corbett dan anggota timnya telah mengidentifikasi lonjakan protein tertentu dalam virus corona seperti Covid-19 yang menonjol dari permukaan virus. Bentuk seperti cakar menembus sel manusia yang sehat, menginfeksi mereka.

Vaksin yang dibuat NIH dianggap potensial, Corbett dan timnya menggunakan urutan kode genetik yang dikenal sebagai messenger RNA atau mRNA, guna mendorong sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi ketika protein lonjakan terdeteksi, menghalangi proses infeksi.

"Ketika saya berpikir tentang Kizzy (Corbett), saya sama sekali tidak terkejut bahwa dia adalah salah satu ilmuwan di balik vaksin potensial," kata Keith Harmon, direktur program Meyerhoff Scholars.

Uji klinis Fase pertama pada vaksin NIH telah dilakukan pada 45 sukarelawan dewasa sehat berusia 18 hingga 55 tahun selama sekitar 6 minggu. Peserta pertama menerima vaksin investigasi pada 16 Maret 2020 dan sedang dalam penelitian lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Kehidupan Satu-satunya Tempat Bebas Virus Corona di Dunia

Ilmuwan Ungkap Kehidupan Satu-satunya Tempat Bebas Virus Corona di Dunia

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 07:00 WIB

Waspada Penipuan Email Terkait Covid-19

Waspada Penipuan Email Terkait Covid-19

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 06:02 WIB

Update Corona DIY: Tak Ada Kasus Pasien Positif Baru, 4 PDP Meninggal Dunia

Update Corona DIY: Tak Ada Kasus Pasien Positif Baru, 4 PDP Meninggal Dunia

Jogja | Senin, 20 April 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×