Lopinavir dan Arbidol Tidak Efektif untuk Covid-19 Ringan hingga Sedang

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 21 April 2020 | 14:15 WIB
Lopinavir dan Arbidol Tidak Efektif untuk Covid-19 Ringan hingga Sedang
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian dan pengembangan obat Covid-19 masih terus dilakukan. Laporan terbaru, sebuah penelitian acak terkontrol yang menguji keamanan dan kemanjuran lopinavir/ritonavir (LPV/r) dan Arbidol tidak menunjukkan hasil memuaskan.

Dilansir dari Medical Xpress, obat tersebut tidak meningkatkan hasil klinis pasien yang dirawat di rumah sakit dengan kasus penyakit ringan sampai sedang selama perawatan suportif. Temuan itu muncul 17 April di Med, jurnal medis baru yang diterbitkan oleh Cell Press.

"Kami menemukan bahwa baik lopinavir/ritonavir maupun Arbidol tidak dapat memberi manfaat pada hasil klinis untuk pasien dan bahwa mereka mungkin membawa beberapa efek samping," kata rekan penulis senior Linghua Li, Wakil Direktur Pusat Penyakit Menular Rumah Sakit Guangzhou Eighth People's di Guangzhou, China.

"Dan meskipun ukuran sampel kecil, kami percaya itu masih bisa memberikan saran yang berarti untuk aplikasi LPV/r atau Arbidol yang tepat untuk Covid-19," tambahnya.

Para peneliti memilih untuk mempelajari LPV/r dan Arbidol karena antivirus telah dipilih sebagai kandidat untuk obat Covid-19 dalam panduan yang dikeluarkan pada 19 Februari 2020, oleh Komisi Kesehatan Nasional China, berdasarkan tes sel in vitro dan data klinis sebelumnya dari SARS dan MERS.

Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)
Avigan dan Klorokuin disebut efektif mengobati pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. (Shutterstock)



Peneliti lain telah menemukan bahwa LPV/r tidak meningkatkan hasil untuk pasien dengan Covid-19 yang parah.

"Penting untuk mengetahui apakah lopinavir/ritonavir efektif untuk kasus ringan/sedang dengan Covid-19. Jika ya, obat itu dapat mencegah kasus ringan/sedang dari memburuk ke status parah dan membantu mengurangi tingkat kematian," tambahnya.

Studi ini menilai 86 pasien dengan Covid-19 ringan hingga sedang, dengan 34 secara acak ditugaskan untuk menerima LPV/r, 35 untuk Arbidol, dan 17 tanpa pengobatan antivirus sebagai kontrol.

Ketiga kelompok menunjukkan hasil yang sama pada 7 dan 14 hari, tanpa perbedaan antara kelompok dalam tingkat pengurangan demam, pengurangan batuk, atau peningkatan CT scan dada.

Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Pasien di kedua kelompok obat mengalami efek samping seperti diare, mual, dan kehilangan nafsu makan selama periode tindak lanjut, sementara tidak ada efek samping yang jelas terjadi pada kelompok kontrol .

"Temuan kami menunjukkan bahwa kita perlu mempertimbangkan dengan hati-hati sebelum menggunakan obat ini," kata Li. "Para peneliti perlu terus bekerja untuk menemukan rejimen antivirus yang sangat efektif terhadap Covid-19."

Namun demikian, masyarakat umum diharap tidak panik hanya karena saat ini tidak ada obat antivirus khusus untuk Covid-19. Karantina dan perlindungan kesehatan pribadi yang baik dapat membantu kita mencegah orang dari terinfeksi Covid-19, dan bahkan dalam kasus infeksi, perawatan komprehensif saat ini masih dapat memungkinkan sebagian besar pasien untuk kembali sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Atasi SARS, Peneliti Tingkatkan Valinomycin untuk Obat Covid-19

Terbukti Atasi SARS, Peneliti Tingkatkan Valinomycin untuk Obat Covid-19

Health | Selasa, 14 April 2020 | 12:00 WIB

Hasil Uji Klinis, Remdesivir Jadi Obat Potensial untuk Covid-19

Hasil Uji Klinis, Remdesivir Jadi Obat Potensial untuk Covid-19

Health | Senin, 13 April 2020 | 13:20 WIB

Ramalan Terbaru Bill Gates soal Covid-19

Ramalan Terbaru Bill Gates soal Covid-19

Tekno | Kamis, 09 April 2020 | 18:53 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB