Rutin Berhubungan Intim Bikin Perempuan Tambah Gemuk, Mitos Atau Fakta?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 21 April 2020 | 22:05 WIB
Rutin Berhubungan Intim Bikin Perempuan Tambah Gemuk, Mitos Atau Fakta?
Ilustrasi pasangan yang tengah bercinta alias hubungan intim. (Shutterstock)

Suara.com - Rutin Berhubungan Intim Bikin Perempuan Tambah Gemuk, Mitos Atau Fakta?

Berhubungan seks secara rutin terbukti bermanfaat bagi tubuh. Studi mengatakan bahwa hubungan seks teratur dapat melawan stres, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan suasana hati Anda, meningkatkan kesehatan jantung.

Namun, ada juga yang menyebut bahwa rutin berhubungan intim juga bisa membuat perempuan bertambah berat badan. Lantas, apakah pernyataan itu mitos atau fakta?

Seperti dilansir dari Times of India, tidak ada korelasi yang terbukti antara bertambahnya berat badan dan aktivitas seksual.

Bahkan jika kamu merasa penampilanmu sedikit berbeda setelah berhubungan seks, hal itu terjadi karena ketidakseimbangan hormon tertentu, yang melonjak atau terombang-ambing selama aktivitas seksual. Hal ini yang dapat berdampak pada berat badan.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan intim. (Shutterstock)

Hormon-hormon tertentu, seperti DHEA, estrogen dan progesteron, merupakan hormon seks yang telah dikaitkan dengan kenaikan berat badan yang terlalu cepat. Ketidakstabilan atau sekresi salah dalam kelenjar hormon dapat menambah masalah berat badan dan menempatkan Anda pada risiko obesitas.

Ini juga tergantung pada beberapa faktor lain, termasuk usia pubertas, siklus menstruasi dan menopause. Oleh karena itu, selalu disarankan bahwa seseorang harus menjaga hormon dan menjalani gaya hidup sehat.

Ada juga klaim yang tinggi bahwa wanita, khususnya dalam hubungan jangka panjang yang aktif secara seksual lebih rentan untuk menambah berat badan. Lagi-lagi ini hanyalah mitos besar.

Selama Anda makan dengan benar, berolahraga dan mengikuti gaya hidup yang baik, tidak ada alasan bagi Anda untuk khawatir menikmati kehidupan seks yang baik.

Sebaliknya, juga bisa menjadi aktivitas yang membakar kalori. Berhubungan intim selama 30 menit membakar sekitar 100-200 kalori. Oleh karena itu, ketika Anda melakukan hubungan seks teratur, Anda juga mengurangi faktor-faktor potensial lainnya seperti stres, kecemasan yang dapat membuat Anda kesulitan menurunkan berat badan.

Para peneliti juga mengatakan bahwa hubungan intim yang rutin mengaktifkan oksitosin, alias, hormon cinta, yang bahkan dapat mengubah nafsu makan, membuat Anda makan lebih sedikit dan berdampak pada konsumsi kalori Anda.

Karenanya, sering berhubungan seks, alih-alih membuat Anda bertambah gemuk dapat membantu Anda dan pasangan tetap bugar. Ingat, seks tidak akan pernah mengubah penampilan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Kesenangan, Mainan Seks Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan, Apa Saja?

Tak Cuma Kesenangan, Mainan Seks Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan, Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2020 | 21:15 WIB

Ini yang Boleh dan Dilarang Dilakukan saat Berhubungan Seks Selama PSBB

Ini yang Boleh dan Dilarang Dilakukan saat Berhubungan Seks Selama PSBB

News | Selasa, 14 April 2020 | 17:06 WIB

Bikin Ngilu,  Ini Tanda Mr P Patah Saat Berhubungan Seks

Bikin Ngilu, Ini Tanda Mr P Patah Saat Berhubungan Seks

Lifestyle | Kamis, 02 April 2020 | 22:10 WIB

Terkini

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB