Peneliti Khawatir Wabah Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Epidemi Kanker!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 April 2020 | 13:20 WIB
Peneliti Khawatir Wabah Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Epidemi Kanker!
Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 tidak hanya berdampak pada aktivitas masyarakat, tetapi juga bisa menyebabkan epidemi kanker setelahnya.

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa upaya mengatasi virus corona Covid-19 yang signifikan sekarang ini bisa memengaruhi perawatan pasien kanker.

Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Cancer telah menyoroti proses sistem kesehatan dan implementasi langkah-langkah jarak sosial memiliki efek negatif pada pasien kanker.

Penelitian yang dilakukan oleh Queen's University Belfast, University of Split, kroasia dan King's College London ini menemukan wabah virus corona Covid-19 telah membuat keterlambatan rujukan mendesak bagi pasien kanker. Baik untuk menjalani pengobatan, seperti kemoterapi, penundaan operasi dan lainnya.

Saat ini adalah lebih dari 3,7 orang yang didiagnosa menjadi kanker di Eropa setiap tahunnya dan lebih dari 1,9 juta kematian akibat kanker. Profesor Universitas Queen, Mark Lawler pun mengatakan adanya peningkatan risiko epidemi kanker di masa depan.

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

"Kami sudah melihat efek langsung dari wabah virus corona Covid-19 pada perawatan kanker," ujarnya dikutip dari The Sun.

Mark Lawler melihat adalah penurunan pasien kanker rujukan, penundaan endoskopi dan prosedur bedah lainnya dan banyak spesialis kanker yang diperbantukan di perawatan corona Covid-19.

Menurut Mark, bila seseorang tidak bertindak, maka seseorang akan berisiko mengalami konsekuensi yang tidak diinginkan dari pandemi corona Covid-19 yang memicu kanker.

"Kita harus mendorong pasien kanker atau warga yang khawatir bahwa mereka mungkin memiliki gejala kanker, supaya terus memantau kondisi kesehatannya," ujarnya.

baca juga

Penelitian ini juga menyoroti bahwa makin banyak orang yang khawatir dengan tanda-tanda Corona Covid-19, tetapi makin sedikit orang yang mencari tentang gejala baru kanker, termasuk pendarahan yang tidak normal.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

"Ketakutan mereka untuk datang ke layanan kesehatan, ditambah dengan pikiran mereka yang lebih fokus pada gejala virus corona Covid-19. Artinya, mereka mungkin mengabaikan tanda-tanda kanker," jelasnya.

Karena itu, Para peneliti melihat orang-orang yang mungkin berisiko terkena kanker karena takut akan diagnosis corona Covid-19 yang lebih dari diagnosis kanker.

Profesor Richard Sulliwan dari King's College London menambahkan terlalu fokus pada pemeberitaan seputar corona Covud-19 telah memengaruhi emosional dan kehidupan sosial kita.

"Pada tingkat ilmiah, langkah yang diambil oleh kesehatan masyarakat sepenuhnya fokus pada kematian dan morbiditas corona Covid-19,"

Menurut Richard, langkah ini seolah hanya sedikit atau tanpa pertimbangan langkah-langkah pengendalian pada peningkatan morbiditas kanker atau masalah kesehatan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layani Tamu saat Corona, LC Karaoke Digerebek Lagi Asyik Goyang

Layani Tamu saat Corona, LC Karaoke Digerebek Lagi Asyik Goyang

Jabar | Kamis, 23 April 2020 | 13:02 WIB

Waspada, Ada Efek Jangka Panjang Bagi Pasien Corona Covid-19 yang Sembuh!

Waspada, Ada Efek Jangka Panjang Bagi Pasien Corona Covid-19 yang Sembuh!

Health | Kamis, 23 April 2020 | 12:46 WIB

Biar Tetap Bugar Selama Corona, Lukman Hakim Pesta Sabu Bareng Rekan

Biar Tetap Bugar Selama Corona, Lukman Hakim Pesta Sabu Bareng Rekan

Jatim | Kamis, 23 April 2020 | 11:44 WIB

Terkini

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:55 WIB

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

×