Lelaki atau Perempuan, Siapa yang Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?

M. Reza Sulaiman, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 April 2020 | 17:55 WIB
Lelaki atau Perempuan, Siapa yang Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?
Ilustrasi perempuan pasien virus corona. (Shutterstock)

Suara.com - Lelaki atau Perempuan, Siapa yang Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona?

Selain riwayat penyakit kronis, virus corona Covid-19 juga memengaruhi orang secara berbeda. Dalam hal ini, perbedaan jenis kelamin juga memengaruhi risiko seseorang terinfeksi virus.

Sayangnya, tidak semua negara yang terdampak corona Covid-19 telah mengelompokkan kasusnya berdasarkan jenis kelamin. Sehingga hubungan antara perbedaan jenis kelamin dan corona Covid-19 mungkin belum lengkap

Sebuah laporan di jurnal BMJ Global Health pada 24 Maret 2020, meninjau data dari 20 negara yang memiliki jumlah kasus corona Covid-19 tertinggi. Negara itu di antaranya Belgia, Malaysia, Belanda, Spanyol, Inggris, Portugal dan Amerika Serikat.

Perbandingan tingkat kematian akibat infeksi virus ternyata lebih tinggi pada laki-laki. Tapi, tidak jelas perbandingan tingkat infeksi virus berdasarkan jenis kelamin.

Di Denmark dilansir oleh Medical News Today, laki-laki dua kali lebih mungkin meninggal karena corona Covid-19 daripada perempuan. Sedangkan, proporsi perempuan tertular virus hanya 54 persen dan laki-laki 46 persen.

Tapi di Iran, rasio kematian antara lelaki dan perempuan tidak jauh beda, yakni 1,1 banding 1. Tercatat hanya 43 persen kasus corona Covid-19 pada perempuan dan 57 persen pada laki-laki.

Ilustrasi pasangan- (Pixabay/juanerasmus85)
Ilustrasi pasangan- (Pixabay/juanerasmus85)

Hasil survei secara keseluruhan antara 9 dari 18 negara yang sudah memisahkan kasusnya berdasarkan jenis kelamin, menunjukkan bahwa kasus covid-19 lebih banyak terjadi di antara perempuan daripada laki-laki.

Lalu 6 dari 18 negara memiliki kasus corona Covid-19 yang lebih banyak menyerang laki-laki daripada kalangan perempuan. Sementara Norwegia, Swedia dan Jerman kasus covid-19 antara laki-laki dan perempuan masih sebanding.

baca juga

Kenapa data terpilah secara jenis kelamin ini penting?

Laporan dalam The Lancet mengakui sejauh mana wabah penyakit memengaruhi perempuan dan laki-laki adalah langkah mendasar untuk memahami efek primer dan sekunder. Langkah ini membuat kita tahu mengenai risiko kesehatan pada setiap jenis kelamin yang berbeda dan kebijakan yang efektif.

Misalnya, penelitian yang mengidentifikasikan perempuan lebih tahan infeksi virus bisa membantu ahli untuk menciptakan obat yang memperkuat respon kekebalan tubuh lelaki terhadap virus.

Merancang kebijakan dan strategi intervensi yang mempertimbangkan kebutuhan perempuan, terutama bagi yang bertugas sebagai tenaga kesehatan untuk mencegah tingkat infeksi yang lebih tinggi pada perempuan.

Akhirnya, lelaki dan perempuan cenderung bereaksi berbeda terhadap vaksin potensial dan perawatan. Sehingga data terpilah secara jenis kelamin sangat penting untuk kebutuhan uji klinis yang aman.

"Data terpilah berdasarkan jenis kelamin sangat penting untuk memehami risiko, infeksi dan penyakit dalam populasi. Lalu sejauh mana jenis kelamin dan gender memengaruhi hasil klinis," kata Anna Purdie, yang bekerja di Global Health 5050.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Health | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

Menyoal Stereotip Gender dalam Kebiasaan dan Preferensi Membaca Seseorang

Menyoal Stereotip Gender dalam Kebiasaan dan Preferensi Membaca Seseorang

Your Say | Rabu, 25 Juni 2025 | 07:13 WIB

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:29 WIB

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 20:05 WIB

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

Belum Punya Anak Laki-laki, Krisjiana Baharudin Tak Paksa Siti Badriah Hamil Lagi

Belum Punya Anak Laki-laki, Krisjiana Baharudin Tak Paksa Siti Badriah Hamil Lagi

Entertainment | Minggu, 18 Mei 2025 | 16:23 WIB

Apa Itu Tradisi Belah Kelapa? Dilakukan di Mitoni Aaliyah Massaid buat Tebak Jenis Kelamin Bayi

Apa Itu Tradisi Belah Kelapa? Dilakukan di Mitoni Aaliyah Massaid buat Tebak Jenis Kelamin Bayi

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 20:37 WIB

Mengenal Asal-usul Gender Reveal Party, Ternyata Berawal dari Blog

Mengenal Asal-usul Gender Reveal Party, Ternyata Berawal dari Blog

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 14:20 WIB

Dalam Pidato Pelantikan, Trump: Amerika Hanya Akui Pria dan Wanita, Hentikan Rekayasa Sosial di AS

Dalam Pidato Pelantikan, Trump: Amerika Hanya Akui Pria dan Wanita, Hentikan Rekayasa Sosial di AS

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 07:04 WIB

Terkini

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:01 WIB

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

Update Nasib Mees Hilgers usai Ditolak Suporter FC Twente, Eks Klub Thom Haye Siap Menampung

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Cara Memilih Serum Penumbuh Rambut yang Sesuai Jenis Kulit Kepala, Ketahui sebelum Beli

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

Jakarta-Jambi Perkuat Kerja Sama, Dari Transformasi Digital hingga Pelatihan Pemadam Kebakaran

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

Daya Beli Melemah di Era Prabowo-Gibran, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Beban Warga

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Sosok Wakapolda Riau: Pernah Tangkap Hercules, Kini Jadi Kapolda di Papua

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

Bukan Cuma Pembakar Lapangan, Wamen HAM Ungkap Siapa yang Harus Diseret ke Hukum Saat Karhutla

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

Gerindra Protes Approval Rating Prabowo di Bawah 50 Persen: Padahal Kerjanya Bagus

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:43 WIB

×