Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Virus Corona, atau yang lebih dikenal sebagai Covid-19, terus bermutasi. Baru-baru ini, virus SAR-CoV-2 berevolusi menjadi varian baru, yakni Nimbus NB.1.81.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa varian Nimbus NB.1.81 ini merupakan turunan dari varian Omicron, yang sempat viral pada 2021 lalu.

WHO juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko terinfeksi virus Corona baru ini. Tetapi orang-orang tidak perlu panik, mereka akan terus memantau perkembangannya.

Varian Nimbus ini mudah menular selayaknya varian Omicron. Namun, hingga kini belum ada catatan bahwa varian virus terbaru ini menyebabkan penyakit pernapasan parah.

Hal itu sempat dijelaskan oleh dokter umum di Pall Mall Medical, London, bernama Chun Tang.

Ilustrasi pasien Covid-19. [Ist]
Ilustrasi pasien terinfeksi virus Corona varian Nimbus [Ist]

"Tanda-tanda awal menunjukkan bahwa virus itu tampaknya tidak menyebabkan penyakit yang lebih serius, tetapi tentu saja, kita masih mempelajarinya lebih lanjut," tutur Chun Tang, dikutip dari Cambridgeshire Live pada Kamis, 12 Juni 2025.

Hingga kini, penularan dilaporkan di beberapa negara di Asia, seperti India, Hong Kong, Singapura, dan Thailand.

"Penyebarannya telah teridentifikasi di sekitar 22 negara," kata dokter umum di The London General Practice, Naveed Asif.

Bagaimana cara varian Nimbus menular?

baca juga

Penularan dari varian Covid-19 baru ini masih sama seperti virus pernapasan yang lain, yakni melalui droplet.

"Virus ini menyebar dengan cara biasa, dari orang ke orang, terutama melalui droplet pernapasan saat orang batuk, bersin, atau bahkan sekadar berbicara dari jarak dekat," kata Tang.

Nimbus ini juga dapat bertahan di udara di tempat yang ventilasi atau sirkulasi udaranya buruk.

Gejala dari Virus Corona varian Nimbus

Asif menjelaskan gejala yang muncul saat orang terinfeksi virus Corona varian Nimbus adalah sakit tenggorokan yang digambarkan seperti tertusuk, kelelahan, batuk ringan, nyeri otot, dan hidung tersumbat.

"Namun, gejalanya bisa sangat bervariasi sehingga kewaspadaan adalah kuncinya," jelas Asif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:29 WIB

3 Sosok di Balik Korupsi APD COVID-19 Rp319 Miliar, Ada Pejabat Tinggi Kemenkes

3 Sosok di Balik Korupsi APD COVID-19 Rp319 Miliar, Ada Pejabat Tinggi Kemenkes

News | Senin, 09 Juni 2025 | 07:05 WIB

Breakingnews! Pemain Keturunan Brasil Positif COVID-19

Breakingnews! Pemain Keturunan Brasil Positif COVID-19

Bola | Minggu, 08 Juni 2025 | 11:28 WIB

Terkini

5 Contoh Pidato Sumpah Pemuda 2026 Singkat, Menarik, dan Penuh Semangat

5 Contoh Pidato Sumpah Pemuda 2026 Singkat, Menarik, dan Penuh Semangat

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:03 WIB

Doctor X Hadapi Petisi Penghentian Siaran Usai Angkat Tragedi Gwangju 1980

Doctor X Hadapi Petisi Penghentian Siaran Usai Angkat Tragedi Gwangju 1980

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan

Berdinas di Polda Riau, Polisi Bunuh Ibu Kandung saat Jalani Rawat Jalan Kejiwaan

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

×