9 Kebiasaan yang Diprediksi Terus Berlanjut Usai Pandemi Corona

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 24 April 2020 | 17:00 WIB
9 Kebiasaan yang Diprediksi Terus Berlanjut Usai Pandemi Corona
Ilustrasi virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi corona telah memberi perubahan gaya hidup drastis pada banyak orang. Hal ini tak terlepas dari kebijakan lockdown maupun Work From Home (WFH), sehingga masyarakat tak bisa bebas beraktivitas di luar ruangan.

Meskipun pandemi corona merugikan masyarakat dalam berbagai aspek, ada sisi positif yang menyertai. Di mana masyarakat kini lebih memperhatikan kebersihan. Diprediksi, beberapa kebiasaan selama pandemi corona ini masih akan berlanjut nantinya.

Dirangkum dari Reader's Digest, berikut 9 kebiasaan yang diprediksi akan terus berlanjut saat pandemi corona mereda atau usai.

1. Jaga jarak terus berlanjut
Salah satu kebijakan yang paling terlihat saat pandemi corona adalah gagasan jarak sosial atau jarak fisik. Tiap orang setidaknya harus berjarak 1,5 meter. Kemungkinan jaga jarak ini akan terus berlanjut.

2. Cara berbeda dalam menekan tombol
Tempat-tempat seperti tombol lift, tombol ATM, hingga gagang pintu dipenuhi oleh kuman. Setelah pandemi corona usai, orang mungkin mulai menekan tombol lift dengan siku atau bahkan benda seperti pena, bukan dengan jari mereka.

Ilustrasi Lift [Shutterstock]
Ilustrasi Lift [Shutterstock]

3. Lebih banyak perusahaan akan mengizinkan karyawan untuk bekerja dari jarak jauh
"Begitu bisnis dan karyawan mereka melihat bahwa bekerja dari rumah tidak hanya dapat dilakukan tetapi bahkan mungkin lebih produktif, itu dapat menyebabkan perubahan besar dalam budaya kantor di seluruh dunia," kata Angela Ash, manajer pemasaran konten di UpFlip , sebuah situs yang membantu orang melalui investasi bisnis.

Dengan begitu banyak perusahaan yang memungkinkan anggota tim mereka untuk bekerja dari jarak jauh, tidak perlu ke kantor.

4. Kebiasaan makan di restoran akan berubah
Meskipun tidak jelas bagaimana nanti pengoperasian restoran setelah wabah, kemungkinan akan ada perubahan. Misalnya, opsi pengiriman dan pengambilan pesanan mungkin diperluas dan informasi yang lebih eksplisit mungkin diposting di restoran tentang praktik kebersihannya.

5. Akan lebih banyak tempat cuci tangan atau hand sanitizer di ruang publik
Pada hari-hari setelah wabah virus corona, kita mungkin akan melihat lebih banyak pembersih tangan tersedia di kantor, ruang publik, dan acara hiburan. Dengan menempatkan produk seperti itu di sekitar, semua orang akan memberi isyarat kepada orang lain bahwa tangan mereka harus senantiasa bersih.

baca juga

6. Meminimalisir jabat tangan
Salah satu perubahan yang paling terlihat pada norma-norma sosial sejak virus corona menghantam adalah menghindari jabat tangan. Nesochi Okeke-Igbokwe, MD, ahli penyakit dalam dan kesehatan, mengatakan kepada Reader's Digest hampir semua tindakan yang memungkinkan seseorang untuk menghindari sentuhan langsung akan berlanjut.

Ilustrasi perempuan namaste. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan namaste. (Shutterstock)

7. Lebih baik dalam cuci tangan
Jika ada satu hal yang sering kita dengar tentang mencegah penyebaran virus corona, adalah kita harus mencuci tangan sesering mungkin selama 20 detik. Ini akan menimbulkan kebiasaan baru yang sehat.

8. Menghindari keramaian
Keramaian mungkin jadi hal yang nantinya akan dihindari. Misalnya, orang akan berpikir ulang untuk masuk ke lift yang penuh atau kereta yang sangat ramai.

9. Sekolah dan universitas akan lebih siap untuk pembelajaran jarak jauh
Wabah virus corona berdampak pada pendidikan. Ini bisa mendorong beberapa perubahan untuk masa depan, seperti membuat lebih banyak kelas perguruan tinggi tersedia online.

Sekolah pun bisa berinvestasi lebih banyak pada peralatan dan sumber daya yang diperlukan untuk menggerakkan pembelajaran kelas mereka secara online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keuangan Menurun, Yuni Shara Cemas Mikirin Gaji Karyawan

Keuangan Menurun, Yuni Shara Cemas Mikirin Gaji Karyawan

Entertainment | Jum'at, 24 April 2020 | 14:16 WIB

Dimulai Pukul 19.00 WIB Malam Ini, Sidang Isbat 2020 Digelar Daring

Dimulai Pukul 19.00 WIB Malam Ini, Sidang Isbat 2020 Digelar Daring

News | Kamis, 23 April 2020 | 18:39 WIB

Perangi Corona, Amerika Tambah Bantuan Luar Negeri 270 Juta Dolar AS

Perangi Corona, Amerika Tambah Bantuan Luar Negeri 270 Juta Dolar AS

News | Kamis, 23 April 2020 | 17:23 WIB

Terkini

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

×