Ikuti Saran Donald Trump, Wanita Ini Semprotkan Desinfektan ke Makanannya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 April 2020 | 14:40 WIB
Ikuti Saran Donald Trump, Wanita Ini Semprotkan Desinfektan ke Makanannya!
Ilustrasi makan. [Shutterstock]

Suara.com - Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyarankan ahli kesehatan untuk menyuntikkan disinfektan ke dalam tubuh yang mungkin bisa menyembuhkan virus corona Covid-19.

Dalam pidatonya, dilansir oleh Daily Star, Donald Trump menyiratkan bahwa isopropil alkohol mungkin lebih efektif daripada pemutih dalam membunuh virus corona Covid-19.

"Apakah paparan sinar ultraviolet dari matahari ke kulit bisa membunuh virus? Hal itu belum teruji, tetapi Anda sudah mengujinya. Kemudian, saya melihat desinfektan bisa membunuh virus dalam 1 menit. Hanya satu menit! Adakah cara yang bisa kita lakukan, seperti menyuntikkannya ke tubuh?" ujar Donald Trump ketika pidato.

Kemudian, seorang wanita di Inggris pun berusaha menyemprotkan Dettol ke makanannya sebelum melahapnya. Ia melakukan hal itu setelah mendengarkan saran Donald Trump bahwa produk itu bisa menjadi pengobatan potensial.

"Wanita Inggris ini menyemprotkan makanannya dengan Dettol, kemudian memakannya setelah mendengarkan sarah Donald Trump. Dia berpikir bahwa cara itu bisa menyelamatkannya dari virus corona Covid-19," kata seorang warganet di Twitter.

Tangan seorang anak diberikan cairan 'hand sanitiser' oleh orang dewasa. [shutterstock]
Tangan seorang anak diberikan cairan 'hand sanitiser' oleh orang dewasa. [shutterstock]

Namun, Donald Trump mengatakan bahwa komentarnya tentang desinfektan hanya berupa "sarkastik". Buktinya, perkataan itu telah menyebabkan ledakan alias diikuti oleh orang yang berusaha melindungi dirinya.

Oleh karenanya, produsen desinfektan pun memeringatkan kepada semua konsumen bahwa tidak aman untuk menyuntikkan produk antiseptiknya ke dalam tubuh.

Seperti yang Anda ketahui, disinfektan dan antiseptik berfungsi untuk menghancurkan kuman dan virus. Desinfektan digunakan untuk membersihkan tempat dan benda, sedangkan antiseptik digunakan untuk membersihkan kulit dan luka.

Penggunaan desinfektan dan antiseptik di rumah biasanya tidak menyebabkan bahaya serius jika hanya sejumlah kecil yang tertelan. Tapi, sejumlah besar yang tertelan bisa menyebabkan keracunan serius hingga kematian.

baca juga

Apalagi bila desinfektan yang Anda gunakan mengandung konsentrasi kimia dalam jumlah besar, Adapun gejala yang bisa ditimbulkan bila tertelan, yakni mual, muntah, diare dan iritasi pada mulut serta tenggorokan.

Bulan lalu, seorang pria meninggal dan istrinya menjalani perawatan di rumah sakit juga setelah mengonsumsi zat yang disarankan Donald Trump bisa mengatasi virus.

Saat itu, Donald Trump menyebut kalau obat chloroquine berpotensi mengobati pasien yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum Petugas Diduga Palak Perusahaan yang Tetap Buka Selama PSBB Jakarta

Oknum Petugas Diduga Palak Perusahaan yang Tetap Buka Selama PSBB Jakarta

News | Selasa, 28 April 2020 | 14:34 WIB

Bukan Cuma Manusia, Hewan Peliharaan Juga Perlu Terapkan Jarak Sosial!

Bukan Cuma Manusia, Hewan Peliharaan Juga Perlu Terapkan Jarak Sosial!

Health | Selasa, 28 April 2020 | 14:05 WIB

Pesan Terakhir Tunangan kepada dr Mikhael Robert: Kamu Membuatku Bangga

Pesan Terakhir Tunangan kepada dr Mikhael Robert: Kamu Membuatku Bangga

Health | Selasa, 28 April 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×