Uji Coba Pada Monyet Sukses, Vaksin Covid-19 Siap Diuji ke Manusia

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 16:05 WIB
Uji Coba Pada Monyet Sukses, Vaksin Covid-19 Siap Diuji ke Manusia
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Uji Coba Pada Monyet Sukses, Vaksin Covid-19 Siap Diuji ke Manusia

Untuk pertama kalinya di dunia, vaksin virus Corona Covid-19 berhasil melindungi monyet pada uji coba yang dilakukan di China. Hal ini memberi harapan baru bagi hadirnya vaksin Covid-19 dalam waktu dekat.

Dilaporkan Sciencemag, peneliti dari Sinovac Biotech, industri farmasi dari Beijing, China, sukses melakukan uji coba vaksin buatan mereka kepada monyet. Uji coba kepada manusia pun akan dimulai dalam waktu dekat.

Penelitian dilakukan kepada 8 ekor monyet selama 3 minggu. Hasil penelitian menyebut ketika diberi paparan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, tidak ada monyet yang terinfeksi.

Vaksin juga diketahui tidak memberikan efek samping yang parah. Bahkan pada monyet yang diberi dosis rendah, infeksi SARS-CoV-2 tidak terlihat dalam pemeriksaan di paru-paru.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal online bioRxiv. Meng Weining, salah satu peneliti dari Sinovac, percaya bahwa vaksin ini akan bekerja secara optimal pada manusia.

"Ini memberikan kami rasa percaya diri kepada vaksin, yang menurut saya akan bermanfaat bagi manusia," tutur Weining.

Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]
Vaksin Covid-19 diperkirakan tersedia pada September 2020. Foto: Seorang petugas medis sedang menyuntikkan vaksin flu ke warga Asuncion, Paraguay, pada 15 April kemarin. [AFP/Norberto Duarte]

Pakar virologi dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York, Florian Krammer, menyebut vaksin ini punya potensi baik. Sebab, vaksin dibuat dengan teknologi zaman dahulu dan bisa dilakukan bahkan di negara-negara menengah ke bawah.

"Saya menyukai ini. Pembuatan vaksin dilakukan dengan cara zaman dahulu (melemahkan vaksin hidup -red). Manfaatnya adalah produsen vaksin di mana saja bisa membuatnya, termasuk di negara-negara dengna keadaan ekonomi menengah ke bawah," ujar Krammer.

Meski begitu, Douglas Reed peneliti vaksin dari University of Pittsburgh, meminta dunia untuk tenang dan tidak berekspektasi berlebihan. Dengan hanya 8 ekor monyet sebagai media uji coba, ia merasa keampuhan vaksin belum bisa dibuktikan.

Menurutnya, butuh penelitian dengan skala besar untuk mengetahui keampuhan vaksin. Mengingat, gejala virus Corona Covid-19 memang tidak muncul parah pada monyet, berbeda dengan manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rezeki Makin Seret, Wabah Corona Bikin Tukang Cukur Dijauhi Pelanggan

Rezeki Makin Seret, Wabah Corona Bikin Tukang Cukur Dijauhi Pelanggan

News | Selasa, 28 April 2020 | 15:28 WIB

Keluar Rumah Tak Pakai Masker, Pengendara Motor Dihukum Push Up

Keluar Rumah Tak Pakai Masker, Pengendara Motor Dihukum Push Up

Foto | Selasa, 28 April 2020 | 15:18 WIB

Keren, Thailand Akan Produksi Mandiri Obat Antivirus Covid-19

Keren, Thailand Akan Produksi Mandiri Obat Antivirus Covid-19

Health | Selasa, 28 April 2020 | 15:14 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB