Sterilisasi Barang Untuk Cegah Virus Corona Covid-19, Perlukah?

Bimo Aria Fundrika | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 05:45 WIB
Sterilisasi Barang Untuk Cegah Virus Corona Covid-19, Perlukah?
Alat sterilisasi virus. (dok: Himax UVC Sterilization)

Suara.com - Sterilisasi Barang Untuk Cegah Covid-19, Perlukah?

Infeksi virus Corona atau Covid-19 memang banyak memakan korban jiwa. Namun, tidak sedikit juga mereka yang sembuh dari virus baru satu ini.

Untuk mencegah menularnya virus ini, menjaga kebersihan adalah hal yang utama, selain meningkatkan imunitas tubuh dan menjaga jarak sosial.

Salah satu opsi untuk menjaga kebersihan adalah dengan melakukan sterilisasi. Hal tersebut bisa kamu dapatkan dengan mudah, melalui Himax UVC Sterilization, portable disinfektan yang tidak mengandung merkuri sehingga aman dan ramah lingkungan.

Berdasarkan siaran pers yang suara.com terima, portable disinfektan satu ini mampu mensterilisasikan barang-barang sehari-hari dan membersihkan buah dan sayuran segar, sehingga kita tidak perlu ragu lagi untuk mengkonsumsi salad, buah segar dan makanan rawfood lainnya lebih aman dan lebih nikmat.

Ilustrasi buah-buahan. (Shutterstock)

Bukan cuma makanan, mainan anak-anak yang rentan dimasukkan ke mulut juga bisa digunakan di sini. Apalagi, portable disinfektan ini dilengkapi fitur child lock, sehingga lebih aman untuk si kecil. Sterilisasinya pun hanya membutuhkan waktu 10 detik dan lebih mudah dengan lampu indikator.

Dengan semua kemudahan ini, ditambah dengan teknologi yang memanfaatkan sinar ultraviolet-C (UVC), virus maupun bakteri bisa dibunuh dengan cepat.

Seperti diketahui, berdasarkan data real time pada laman worldometers.info pukul 08.41 WIB pada Senin (27/4/2020), jumlah total kasus Covid-19 di seluruh dunia nyaris menyentuh angka 3 juta, yakni pada angka 2.994.731.

Dari angka tersebut, ada 1.085.872 kasus yang sudah selesai. Kabar baiknya, di antaranya ada 81 persen pasien yang mengalami kesembuhan, yakni sebanyak 878.792 orang.

Sementara, jumlah angka kematian mencapai 206.990 atau 19 persen di antaranya. Sejumlah negara mengalami penurunan kasus baru virus corona sehingga mereka mulai memberlakukan kelonggaran lockdown, seperti India, Pakistan, Italia, Australia, dan Spanyol.

Sementara itu, terkait jumlah pasien Covid-19 di tanah air pada Minggu (26/4/2020), jumlah keseluruhan pasien positif Sabtu kemarin ialah 8.882 orang.

Selain itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Indonesia, Achmad Yurianto juga mengumumkan jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh ialah 1.107 orang. Sementara akumulasi data pasien meninggal dunia mencapai 743 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilarang Kemenkes, Hotman Paris Nekat Pasang Bilik Sterilisasi di Rumahnya

Dilarang Kemenkes, Hotman Paris Nekat Pasang Bilik Sterilisasi di Rumahnya

News | Minggu, 05 April 2020 | 18:04 WIB

Telkom University Ciptakan Robot untuk Sterilisasi Ruang Pasien Covid-19

Telkom University Ciptakan Robot untuk Sterilisasi Ruang Pasien Covid-19

Tekno | Jum'at, 03 April 2020 | 23:05 WIB

Cegah Penularan Virus Corona, 1000 Bilik Sterilisasi Disebar di Jabodetabek

Cegah Penularan Virus Corona, 1000 Bilik Sterilisasi Disebar di Jabodetabek

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB