Mengenal Sindrom Kawasaki, Bisa Muncul Akibat Komplikasi Covid-19 pada Anak

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 11:28 WIB
Mengenal Sindrom Kawasaki, Bisa Muncul Akibat Komplikasi Covid-19 pada Anak
Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]

Suara.com - Spesialis pediatri Inggris telah memperingatkan bahwa sejumlah kecil anak-anak mengalami sindrom langka yang dapat dikaitkan dengan virus corona. Sindrom tersebut dinamai penyakit kawasaki di mana bisa berakibat fatal pada anak-anak.

Dilansir dari CNN, penyakit kawasaki atau sindrom kawasaki adalah penyakit anak-anak yang langka dan menyebabkan dinding pembuluh darah di tubuh menjadi meradang.

Menurut National Health Service (NHS) Inggris, kondisi tersebut juga dikenal sebagai sindrom kelenjar getah bening mukokutan yang sering memengaruhi anak-anak.

Gejala dari penyakit ini adalah suhu tinggi yang berlangsung selama lima hari atau lebih, ruam, kelenjar bengkak di leher, bibir pecah-pecah kering, jari tangan atau kaki merah dan mata merah.

"Untungnya penyakit seperti Kawasaki sangat jarang, namun saat ini penyakit kawasaki terkait dengan komplikasi Covid-19 pada anak-anak. Penting bagi dokter untuk mengetahui adanya potensi kemunculannya sehingga mereka dapat memberi anak-anak dan remaja perawatan dengan cepat," kata Profesor Simon Kenny, direktur klinis nasional NHS untuk anak-anak dan remaja pada CNN.

Kawasaki juga menimbulkan kondisi yang dapat menyebabkan komplikasi jantung.

Menurut Mayo Clinic, penyakit tersebut adalah penyebab utama penyakit jantung yang di Amerika Serikat, dan komplikasi serius dapat mencakup aneurisma dan pelebaran arteri koroner.

Ilustrasi anak. (Shutterstock)
Ilustrasi anak. (Shutterstock)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyatakan, bahwa intravena secara substansial penyakit kawasaki dapat mengurangi perkembangan kelainan arteri koroner.

Menurut NHS, sekitar 25 persen anak-anak dengan penyakit yang tidak menerima perawatan terus mengalami komplikasi jantung yang dapat mencakup kondisi seperti serangan jantung dan penyakit jantung.

Para ahli mengakui bahwa penyebab penyakit Kawasaki tidak sepenuhnya dipahami, tetapi berpikir bahwa anak-anak yang mengembangkannya bisa secara genetis memiliki kecenderungan untuk itu, karena mewarisi gen tertentu dari orang tua mereka.

Penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak dari Asia Timur Laut, terutama Jepang dan Korea. 

Meskipun begitu, para ahli menegaskan bahwa keadaan parah terkait Covid-19 pada anak-anak terhitung jarang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, Ibu Positif Corona di Tangerang Lahirkan Bayi Sehat

Alhamdulillah, Ibu Positif Corona di Tangerang Lahirkan Bayi Sehat

Health | Rabu, 29 April 2020 | 11:05 WIB

5 Hari Larangan Mudik, 5.343 Mobil dan 466 Motor Dipaksa Putar Balik

5 Hari Larangan Mudik, 5.343 Mobil dan 466 Motor Dipaksa Putar Balik

News | Rabu, 29 April 2020 | 10:59 WIB

Hanya Dua Minggu, Turki Berhasil Produksi Ventilator Mekanik

Hanya Dua Minggu, Turki Berhasil Produksi Ventilator Mekanik

Video | Rabu, 29 April 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB