CDC Korea: Cepatnya Penyebaran Covid-19 di Perkantoran, 43 Persen Positif

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 29 April 2020 | 14:53 WIB
CDC Korea: Cepatnya Penyebaran Covid-19 di Perkantoran, 43 Persen Positif
Pengujian virus corona secara drive-thru di Korea Selatan (NowThis)

Suara.com - Penelitian pada kantor call center Seoul Korea Selatan, membuktikan betapa mudahnya penyebaran Covid-19 atau virus corona di perkantoran. 

Pada bulan Maret otoritas kesehatan Korea melaporkan, bahwa 97 dari 811 karyawan call center Seoul dinyatakan positif terkena virus corona. Dari para pekerja yang sakit, 94 duduk di lantai yang sama (lantai 11) dan 79 karyawan berada di bagian yang sama.

Dilansir dari Business Insider, dalam sebuah artikel yang akan diterbitkan pada jurnal Emerging Infectious Diseases, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Korea Selatan menciptakan bagan tempat duduk berkode warna untuk menggambarkan persebaran virus di kantor.

Diagram persebaran virus corona di perkantoran Korsel
Diagram persebaran virus corona di perkantoran Korsel (CDC Korea)

Meja biru di denah lantai adalah tempat duduk karyawan yang terkena virus. Diagram tersebut mengilustrasikan bagaimana kantor secara inheren dapat dengan mudah memungkinkan penyebaran virus corona.

Gugus kasus melaporkan, bahwa di antara orang-orang yang duduk berdekatan di lantai 11. Dari 216 karyawan yang bekerja di sana, 94 jatuh dinyatakan positif. Itu berarti persentase kelompok yang tertular penyakit mencapai 43,5 persen.

"Meskipun ada interaksi yang cukup besar antara pekerja di lantai X gedung yang berbeda di lift dan lobi, penyebaran Covid-19 hampir secara eksklusif terbatas pada lantai 11 yang menunjukkan bahwa durasi interaksi kemungkinan merupakan fasilitator utama untuk menyebarkan virus," tulis CDC Korea dalam laporannya.

Tetapi penyebaran tersebut langsung diperketat oleh pihak pemerintah. Tim pegawai pemerintah langsung datang untuk menguji semua pekerja dan penduduk di gedung tersebut setelah satu orang dinyatakan positif.

Setiap orang yang dites negatif akan dites kembali dalam periode 14 hari. Secara total, ada 1.143 orang yang mengunjungi gedung itu dan semuanya dites.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Tim pemerintah juga mengirimkan pesan teks kepada siapa saja yang datang di dekat gedung selama lebih dari lima menit untuk melakukan pengujian.

baca juga

"Dengan menguji semua orang yang berpotensi terpapar dan mengontak mereka untuk memfasilitasi isolasi pasien kasus Covis-19 yang bergejala dan tidak bergejala, kami mungkin telah membantu menghentikan rantai penularan," tulis CDC Korea dalam laporan tersebut.

Ketika wabah Covid-19 Korea Selatan menggelembung pada bulan Februari, otoritas kesehatan di sana mengambil tindakan agresif.  Pemerintah menerapkan pengujian luas dan pelacakan kontak, kemudian menggunakan aplikasi dan program pesan teks.

Dari 1.100 lebih tes di gedung itu, 97 kembali dinyatakan positif. Dengan tes yang luas dan menyeluruh, Korea bisa meratakan kurva penyebaran Covid-19 bahkan tanpa melakukan lockdown.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keok Diterjang Badai Corona, Pariwisata di Bantul Merugi Hingga Rp11 Miliar

Keok Diterjang Badai Corona, Pariwisata di Bantul Merugi Hingga Rp11 Miliar

Jogja | Rabu, 29 April 2020 | 14:10 WIB

PBB: Pandemi Pengaruhi Kesehatan Reproduksi hingga Kekerasan pada Perempuan

PBB: Pandemi Pengaruhi Kesehatan Reproduksi hingga Kekerasan pada Perempuan

Health | Rabu, 29 April 2020 | 13:18 WIB

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Health | Rabu, 29 April 2020 | 03:20 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×