Jalan Kaki, Olahraga Terbaik Selama Karantina

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 30 April 2020 | 11:11 WIB
Jalan Kaki, Olahraga Terbaik Selama Karantina
Ilustrasi jalan kaki. (Shutterstock)

Suara.com - Seluruh orang di dunia sedang menghadapi ancaman pandemi Covid-19, dan sedang berjuang untuk menahan diri tidak keluar rumah dengan bebas.

Untuk tetap sehat, mungkin sulit untuk tetap berolahraga, terutama bagi mereka yang biasa berolahraga di gym atau tempat olahraga publik. Terlebih, jika Anda tidak memiliki peralatan olahraga di rumah.

Namun, para pakar menyebutkan bahwa ada satu olahraga yang bisa dilakukan semua orang untuk tetap sehat di tengah karantina, yakni jalan kaki.

Dikutip dari Medical Daily, berikut adalah 5 alasan mengapa jalan kaki menjadi olahraga terbaik yang bisa dilakukan selama karantina.

1. Meningkatkan kekuatan otot

Jalan kaki telah terbukti dapat melawan dampak penuaan pada kekuatan otot. Seiring bertambah usia, kekuatan otot menurun. Jalan kaki dapat mengatasi masalah ini dengan membangun massa otot dan mengencangkannya di beberapa area tubuh, terutama di punggung dan kaki.

2. Menguatkan tulang

Tulang cenderung melemah seiring bertambahnya usia. Hal ini menjelaskan mengapa postur dan gaya berjalan berubah secara drastis ketika orang bertambah tua.

Jalan kaki terbukti dapat menguatkan tulang. Olahraga ini memberikan sejumlah tekanan pada tulang, dan sel-sel tulang yang disebut osteoblast merespons dengan baik pada jenis tekanan ini, mencegah hilangnya kepadatan tulang.

baca juga

3. Membakar lemak

Jalan kaki merupakan salah satu olahraga bagus untuk membuat berat badan turun tanpa menggunakan satupun peralatan olahraga. Banyak studi yang mengungkapkan rutin berjalan kaki dapat membantu menurunkan berat badan dengan membakar lemak.

Pasien obesitas yang rutin berjalan kaki mendapatkan manfaat dari efek pembakaran lemak karena olahraga tersebut.

4. Mengubah mood menjadi baik

Banyak orang yang kini mengalami kecemasan dan perubahan mood di tengah pandemi Covid-19. Jalan kaki adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi masalah ini, karena aktivitas fisik ini telah terbukti memiliki efek paliatif pada mood seseorang.

5. Mendorong kesehatan jantung

Alasan lainnya mengapa jalan kaki adalah olahraga terbaik yang dilakukan selama karantina, karena adanya efek pada kesehatan jantung. Rupanya, jalan kaki membuat jantung semakin kuat.

Jalan kaki adalah aktivitas aerobik, sehingga memberikan efesiensi yang lebih besar pada jantung dengan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Sehingga, jalan kaki menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kiat Olahraga Aman Saat Puasa Ramadan

Kiat Olahraga Aman Saat Puasa Ramadan

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 10:36 WIB

Lari Sambil Pakai Masker, Adakah Dampaknya Pada Kesehatan Kulit?

Lari Sambil Pakai Masker, Adakah Dampaknya Pada Kesehatan Kulit?

Health | Rabu, 29 April 2020 | 15:21 WIB

Santuy sih Tapi Ekstrem, Begini Serunya Kompetisi Meluncur Pakai Sofa

Santuy sih Tapi Ekstrem, Begini Serunya Kompetisi Meluncur Pakai Sofa

Lifestyle | Selasa, 28 April 2020 | 06:14 WIB

Terkini

Kita Tak Wajib Menjadi Penampung Masalah Rumah Tangga Orang Lain

Kita Tak Wajib Menjadi Penampung Masalah Rumah Tangga Orang Lain

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Peta Jalan Menuju LRT: Tiga Zona Penghubung Disiapkan di Stasiun KAI Manggarai

Peta Jalan Menuju LRT: Tiga Zona Penghubung Disiapkan di Stasiun KAI Manggarai

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:49 WIB

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:45 WIB

×