Akhir Mei, Obat Remdesivir Siap DIberikan Pada 140 Ribu Pasien Corona

M. Reza Sulaiman | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2020 | 15:30 WIB
Akhir Mei, Obat Remdesivir Siap DIberikan Pada 140 Ribu Pasien Corona
Remdesivir disebut obat virus Corona Covid-19 paling ampuh saat ini. (Photo by Dimitri Karastelev on Unsplash)

Suara.com - Akhir Mei, Obat Remdesivir Siap DIberikan Pada 140 Ribu Pasien Corona

Badan Adminstrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) berencana mengesahkan remdesivir sebagai obat untuk pasien Covid-19. Oleh karena itu perusahaan pembuat remdesivir, Gilead Science sedang mengupayakan persediaan obat untuk pasien Covid-19.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), pada akhir bulan Mei, Gilead mengatakan pihaknya memperkirakan telah memproduksi cukup obat untuk untuk merawat lebih dari 140.000 pasien.

Perusahaan resmi tersebut berencana untuk menyumbangkan pasokan itu ke rumah sakit.

Gilead juga mengatakan telah melakukan dialog terus-menerus dengan FDA tentang pembuatan redemsivir secara masif dan secepat mungkin.

"Ada rasa urgensi yang besar di sini," kata Kepala Eksekutif Gilead Daniel O`Day saat konferensi dengan para analis.

Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

Dia mengatakan FDA mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat untuk remdesivir, tetapi Gilead masih menunggu persetujuan pengaturan standar dari obat tersebut.

O 'Day menolak untuk menjawab pertanyaan tentang apakah Gilead berencana untuk mendapatkan untung dari perawatan Covid-19 daripada hanya menyumbangkan obatnya.

"Tidak ada waktu lain seperti ini dalam sejarah," katanya.

Gilead Science sendiri merupakan perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat, mereka telah menghasilkan miliaran dolar untuk obat-obatan untuk HIV dan hepatitis C.

Institut Kesehatan Nasional AS pada hari Rabu (29/4/2020) mengatakan hasil awal dari uji coba remdesivir menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang diberi obat pulih 31 persen lebih cepat.

Dalam uji coba 1.063 pasien, pasien yang menerima obat remdesivir pulih dalam 11 hari sementara dengan obat lain mencapai 15 hari.

Gilead Science juga berharap bahwa awal tahun akan memprofuksi sebanyak satu juta dosis yang bisa disediakan pada pasien Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadan 2020 Peziarah Turun Drastis, Penjual Kembang di Jogja Pasrah

Ramadan 2020 Peziarah Turun Drastis, Penjual Kembang di Jogja Pasrah

Jogja | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:44 WIB

Walikota Liverpool Khawatirkan Hal Ini Jika Juara Liga Primer Inggris

Walikota Liverpool Khawatirkan Hal Ini Jika Juara Liga Primer Inggris

Bola | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:47 WIB

Analis AS: Indonesia Blunder Tangani Corona, Terancam Krisis Sosio-Ekonomi

Analis AS: Indonesia Blunder Tangani Corona, Terancam Krisis Sosio-Ekonomi

News | Jum'at, 01 Mei 2020 | 13:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB