Tidak Terdampak Langsung, Covid-19 Pengaruhi Pasien Kanker hingga Anak

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Jum'at, 01 Mei 2020 | 19:15 WIB
Tidak Terdampak Langsung, Covid-19 Pengaruhi Pasien Kanker hingga Anak
Ilustrasi pengobatan imunoterapi kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Efek pandemi dapat dirasakan hampir di setiap aspek kehidupan. Namun, beberapa masalah berikut bisa dibilang kurang diperhatikan.

Melansir dari Business Insider, setidaknya ada dua aspek kesehatan yang tidak berhubungan dengan virus corona namun terdampak begitu dalam.

Pandemi virus corona telah menyebabkan pasien kanker, orang yang membutuhkan donor organ, hingga transfusi darah kesulitan menerima perawatan.

Dalam beberapa kasus, rumah sakit yang kewalahan di seluruh negeri telah menyebabkan mereka yang menderita penyakit lain didorong untuk menunda pengobatan.

Karena AS menghadapi kekurangan darah, tempat tidur ICU, dokter, perawat, ventilator, dan banyak lagi, banyak operasi dan perawatan untuk kanker dan penyakit lainnya telah dikesampingkan.

Sifat yang tidak diketahui dari pandemi virus corona telah mengubah banyak fokus sistem perawatan kesehatan.

Menurut survei dari American Cancer Society, hampir satu dari empat pasien kanker melaporkan keterlambatan dalam menerima perawatan karena pandemi Covid-19. Pasien menunda perawatan imunoterapi, menjadwalkan operasi, dan menyisihkan perawatan radiasi.

Jumlah donasi organ dan transplantasi telah menurun secara signifikan karena pandemi dan bahkan operasi otak telah ditunda dalam beberapa kasus. Selain itu, kekurangan darah di seluruh negeri telah membuat pengobatan untuk penyakit lain lebih sulit didapat.

Ilustrasi transfusi darah. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi transfusi darah. (Sumber: Shutterstock)

Melansir dari New York Times, ada seorang wanita yang suaminya meninggal karena kanker darah dan tidak bisa mendapatkan transfusi yang dia butuhkan untuk memulai perawatan kemoterapi di tengah pandemi.

baca juga

"Orang-orang seperti suami saya sekarang sedang sekarat bukan karena Covid-19, tetapi karena sistem perawatan kesehatan runtuh," katanya.

Ribuan vaksinasi telah dibatalkan, anak-anak di seluruh dunia berisiko tinggi tertular penyakit lain.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa anak-anak di seluruh dunia dapat berisiko tertular penyakit lain karena vaksinasi telah dihentikan.

"Realitas tragisnya adalah anak-anak akan mati," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Setidaknya 24 negara mengalami kekurangan vaksin karena pembatasan perjalanan dan perintah penguncian untuk mengurangi transmisi wabah virus corona.

WHO mengatakan imunisasi untuk penyakit seperti polio dan campak telah ditunda di seluruh dunia. Begitupun dengan perawatan kesehatan untuk malaria dan virus lainnya.

ilustrasi imuniasasi (15/12).
ilustrasi imuniasasi (Antara) (15/12).

Diperkirakan sekitar 117 juta anak-anak harus melewatkan vaksinasi campak mereka karena pandemi.

WHO mendesak negara-negara untuk memastikan program vaksinasi tetap didanai. Badan itu juga merekomendasikan negara menerapkan program pelacakan untuk anak-anak yang kehilangan vaksin mereka tahun ini.

Selain itu, para ahli khawatir bahwa komunitas medis akan kehilangan kesempatan melawan penyakit seperti TBC, polio, dan HIV/AID karena terfokus pada Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tebar Harapan, Wardah Kampanyekan Selalu Ada Bahagia di Tengah Pandemi

Tebar Harapan, Wardah Kampanyekan Selalu Ada Bahagia di Tengah Pandemi

Press Release | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:38 WIB

Akali Larangan Mudik, Imin Naik Mobil Barang ke Lampung, Tarif Rp 900 Ribu

Akali Larangan Mudik, Imin Naik Mobil Barang ke Lampung, Tarif Rp 900 Ribu

Banten | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:33 WIB

Trump Klaim Punya Bukti Asal Corona dari Lab Wuhan, Intelijen AS Tak Yakin

Trump Klaim Punya Bukti Asal Corona dari Lab Wuhan, Intelijen AS Tak Yakin

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:31 WIB

Terkini

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Menembus Kepulauan Talaud, Mantri BRI Jadi Penggerak Pertumbuhan UMKM hingga Pelosok

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:47 WIB

Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

Istana Respons Putusan MK Soal Larangan MBG Pakai 20 Persen Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:45 WIB

Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari

Target Indonesia Bebas Sampah 2027, Prabowo Perintahkan ASN dan BUMN Kerja Bakti Tiap Hari

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:38 WIB

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:35 WIB

×