Dokter Kulit Peringatkan soal Covid Toe, Dugaan Gejala Baru Corona Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 04 Mei 2020 | 10:06 WIB
Dokter Kulit Peringatkan soal Covid Toe, Dugaan Gejala Baru Corona Covid-19
Ilustrasi kaki (shutterstock)

Suara.com - Lindy Fox, seorang dokter kulit di San Francisco biasa menemui 4 hingga 5 pasien dengan kondisi lesi merah atau ungu di jari tangan dan kakinya selama musim dingin, sebelum wabah virus corona Covid-19.

Namun, beberapa minggu terakhir ini, Lindy Fox mendapati pasien dengan keluhan lesi menyakitkan di jari kaki jauh lebih banyak dari sebelumnya.

"Saya memiliki klinik yang dibanjiri oleh pasien dengan keluhan lesi di jari-jari kaki. Bahkan banyak pasien yang sebelumnya tidak menderita chilblains (lesi di kaki)," jelas Lindy Fox yang yang berpraktik di University of California, San Francisco, dikutip dari New York Times.

Lindy Fox juga menilai sekarang ini bukan musimnya orang mengalami peradangan pembuluh darah kecil sebagai reaksi terhadap kondisi dingin atau lembab. Mengingat, lesi merah di kaki dan tangan ini biasa muncul saat musim dingin.

Selain Lindy Fox, Dr Esther Freeman, direktur dermatologi kesehatan global di Rumah Sakit Umum Massachusetts mengatakan bahwa kliniknya juga penuh dengan pasien berkeluhan lesi merah di jari kaki.

Ilustrasi kaki (Shutterstock)
Ilustrasi kaki (Shutterstock)

"Saya merasa perlu memiliki klinik khusus untuk menangani pasien dengan keluhan lesi kaki," ujar Esther Freeman.

Lesi merah di kaki ini pun berpotensi diduga sebagai gejala infeksi virus corona Covid-19. Hal itu seperti tanda-tanda ringan lainnya, yakni kebingungan, kelelahan hingga hilangnya indera penciuman.

Pejabat kesehatan federal memang tidak memasukkan lesi jari kaki dalam daftar gejala virus corona Covid-19. Tetapi, beberapa dokter kulit mendorong bahwa lesi merah di kaki atau covid toe sebagai salah satu gejalanya.

Beberapa makalah medis di Spanyol, Belgia dan Italia juga menggambarkan adanya lonjakan pasien yang mengeluhkan lesi merah menyakitkan pada jari kaki, tumit dan telapak kaki.

Sebagian besar kasus, kondisi ini termasuk pada anak-anak, remaja dan dewasa muda. Beberapa ahli juga mengatakan kondisi ini mungkin merupakan respons kekebalan terhadap virus.

"Hal paling penting adalah jangan panik. Pasien bisa tinggal di rumah agar kondisinya lebih baik dan lesi jari kaki hilang," ujar Freeman.

Lindy Fox juga menduga lesi merah di kaki itu justru pertanda sistem kekebalan tubuh sangat baik dalam mengenali virus corona Covid-19. Jadi, lesi merah itu merupakan bentuk respons sistem kekebalan tubuh yang artinya seseorang dalam kondisi baik-baik saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Sebabkan Gumpalan Darah di Paru-paru

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Sebabkan Gumpalan Darah di Paru-paru

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 16:17 WIB

Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh Perlu Jalani Fisioterapi, Ini Alasannya

Pasien Virus Corona Covid-19 Sembuh Perlu Jalani Fisioterapi, Ini Alasannya

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 17:00 WIB

Ilmuwan Temukan Lebah Sekarat Akibat Penyakit Mirip Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Temukan Lebah Sekarat Akibat Penyakit Mirip Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 11:49 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB