Bisa Rusak Mental, Kenali Tanda Toxic Relationship yang Tidak Disadari

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 04 Mei 2020 | 15:19 WIB
Bisa Rusak Mental, Kenali Tanda Toxic Relationship yang Tidak Disadari
Ilustrasi pasangan bertengkar. (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Lillian Glass, seorang ahli komunikasi dan psikologi California menciptakan istilah orang toxic pada tahun 1995. Istilahnya tersebut mengacu pada orang beracun dalam sebuah hubungan yang beracun pula, sehingga disebut dengan toxic relationship.

"Setiap toxic relationship (hubungan beracun) adalah mereka yang tidak saling mendukung, ketika ada konflik salah satunya akan berusaha merusak yang lain, di mana ada persaingan, rasa tidak hormat dan kurangnya kerjasama," tulis Glass pada bukunya yang berjudul Toxic People.

Dilansir dari Time, setiap hubungan memang mengalami pasang surut, tetapi Glass mengatakan bahwa hubungan beracun secara konsisten tidak menyenangkan dan menguras tenaga.

Kristen Fuller, seorang dokter keluarga yang berbasis di California, menambahkan bahwa hubungan beracun akan merusak mental, emosional dan bahkan secara fisik.

Hubungan beracun menurut Glass tidak selalu tentang hubungan romantis, bisa saja pada hubungan kekeluargaan dan profesional.

"Mereka berada dalam hubungan beracun, baik secara romantis maupun sebagai anak, bisa karena mereka tidak memiliki pendidikan yang mendukung dan penuh kasih," kata Fuller.

Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]
Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]

"Mereka bisa saja diintimidasi di sekolah. Mereka mungkin menderita gangguan kesehatan mental yang tidak terdiagnosis, seperti depresi, kecemasan, bipolar, gangguan makan, hingga trauma," tambahnya.

Menurut Glass, kadang-kadang hubungan yang toxic hanyalah hasil dari pasangan yang tidak sempurna, seperti dua orang yang sama-sama membutuhkan kontrol atau tipe sarkastik.

Tanda-tanda hubungan beracun yang paling terlihat adalah adanya segala bentuk kekerasan hingga pelecehan. Namun dalam banyak kasus, indikator hubungan beracun bisa saja jauh lebih halus daripada itu.

"Yang pertama dan paling sederhana, adalah ketidakbahagiaan yang terus-menerus," kata Glass.

Jika suatu hubungan berhenti membawa sukacita dan sebaliknya secara konsisten membuat Anda merasa sedih, marah, cemas maka mungkin Anda berada dalam hubungan beracun. Anda juga mungkin merasa iri pada pasangan yang bahagia.

Ilustrasi pasangan bertengkar. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan bertengkar. [Shutterstock]

Fuller mengatakan perubahan negatif dalam kesehatan mental, kepribadian, dan harga diri merupakan tanda bahaya juga.

Perubahan ini dapat berkisar dari kondisi yang dapat didiagnosis secara klinis, seperti depresi, kecemasan, atau gangguan makan, hingga tidak nyaman di sekitar pasangan Anda.

"Anda juga harus melihat perubahan dalam hubungan Anda yang lain atau dengan cara Anda menghabiskan waktu luang," kata Fuller.

"Anda mungkin merasa tidak enak ketika melakukan hal-hal sendiri karena merasa harus selalu memperhatikan pasangan sepanjang waktu. Anda menjadi bukan diri sendiri lagi dan memberikan segalanya untuk pasangan," tambahnya.

Fuller mengatakan anjuran dari keluarga atau teman-teman harus ditanggapi dengan serius karena orang yang berada dalam hubungan beracun sering kali tidak menyadarinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Murka Istri Kerap Digoda, Ismail Tusuk-tusuk Area Vital Pemuda Pakai Besi

Murka Istri Kerap Digoda, Ismail Tusuk-tusuk Area Vital Pemuda Pakai Besi

News | Senin, 04 Mei 2020 | 13:28 WIB

Kisah Pasangan Beda 27 Tahun, Dicegat Polisi karena Dikira Menculik Bocah

Kisah Pasangan Beda 27 Tahun, Dicegat Polisi karena Dikira Menculik Bocah

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2020 | 07:55 WIB

Penuh Energi Romantis, 3 Zodiak Ini Beruntung Soal Cinta di Bulan Mei 2020

Penuh Energi Romantis, 3 Zodiak Ini Beruntung Soal Cinta di Bulan Mei 2020

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2020 | 15:59 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB