Ilmuwan Temukan Metode Baru Cegah Malaria dengan Mikroba

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 04 Mei 2020 | 20:26 WIB
Ilmuwan Temukan Metode Baru Cegah Malaria dengan Mikroba
Ilustrasi stop malaria. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan telah menemukan mikroba yang bisa melindungi nyamuk dari infeksi malaria. Tim di Kenya dan Inggris mengatakan temuan itu memiliki "potensi besar" untuk mengendalikan penyakit tersebut.

Diketahui malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi, jadi melindungi hewan itu juga bisa melindungi manusia.

Para peneliti saat ini sedang menyelidiki apakah mereka dapat melepaskan nyamuk yang terinfeksi ke alam liar atau menggunakan spora untuk menekan penyakit tersebut.

Mikroba yang bisa mengendalikan malaria merupakan Microsporidia MB, ditemukan dengan mempelajari nyamuk di tepi Danau Victoria di Kenya. Ia hidup di usus dan alat kelamin serangga.

Para peneliti tidak dapat menemukan nyamuk tunggal yang membawa Microsporidia yang menyembunyikan parasit malaria. Dalam percobaan laboratorium yang diterbitkan di Nature Communications, mengonfirmasi bahwa mikroba memberi perlindungan nyamuk.

Microsporidia termasuk sejenis jamur yang sebagian besar merupakan parasit. Namun, spesies baru ini mungkin bermanfaat bagi nyamuk dan secara alami ditemukan sekitar 5 persen dari serangga yang diteliti.

"Data yang sejauh ini kami sarankan adalah 100 persen penyumbatan, ini merupakan penyumbatan malaria yang sangat parah," kata Dr. Jeremy Herren, dari Pusat Internasional Fisiologi dan Ekologi Serangga (icipe) di Kenya seperti dilaporkan BBC, Senin (4/5/2020).

Lebih dari 400 ribu orang meninggal akibat malaria setiap tahun. Kebanyakan dari mereka adalah anak-anak di bawah usia lima tahun.

Sementara pencegahan telah dilakukan dengan penggunaan kelambu dan menyemprot rumah menggunakan insektisida. Namun cara pencegahan itu telah terhenti dalam beberapa tahun terakhir. Secara luas disepakati metode baru diperlukan untuk mengatasi malaria.

baca juga

Bagaimana mikroba menghentikan malaria? Sebenarnya masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Tetapi Microsporidia MB bisa menjadi faktor utama sistem kekebalan nyamuk, sehingga lebih mampu melawan infeksi.

Atau keberadaan mikroba dalam serangga bisa memiliki efek mendalam pada metabolisme nyamuk, membuatnya tidak ramah bagi parasit malaria.

Infeksi Microsporidia MB tampaknya seumur hidup. Jika ada, percobaan menunjukkan mereka menjadi lebih kuat, sehingga efek penghentian malaria akan bertahan lama.

Para peneliti menargetkan, paling tidak, 40 persen nyamuk di suatu daerah perlu terinfeksi dengan Microsporidia untuk melakukan pencegahan malaria.

Mikroba dapat ditularkan di antara nyamuk dewasa dan juga dari betina ke anaknya. Jadi, para peneliti sedang menyelidiki dua strategi utama untuk meningkatkan jumlah nyamuk yang terinfeksi.

Microsporidia membentuk spora bisa dilepaskan secara massal untuk menginfeksi nyamuk jantan di laboratorium. Kemudian dilepaskan ke alam liar untuk menginfeksi nyamuk betina ketika mereka berhubungan seks.

"Ini penemuan baru. Kami sangat gembira dengan potensinya untuk pengendalian malaria. Ini memiliki potensi yang sangat besar," kata Profesor Steven Sinkins, dari Pusat Penelitian Virus MRC-Universitas Glasgow.

Konsep pengendalian penyakit menggunakan mikroba ini belum pernah terjadi sebelumnya. Suatu jenis bakteri yang disebut Wolbachia telah terbukti mempersulit nyamuk untuk menyebarkan demam berdarah dalam percobaan dunia.

Meski begitu, para ilmuwan perlu memahami bagaimana penyebaran mikroba. Sehingga mereka berencana untuk melakukan lebih banyak tes di Kenya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Belum Bisa Pastikan Obat Malaria Klorokuin Dapat Atasi Covid-19

Peneliti Belum Bisa Pastikan Obat Malaria Klorokuin Dapat Atasi Covid-19

Health | Rabu, 08 April 2020 | 17:30 WIB

Parasit Malaria Mematikan pada Gorila Kini Mulai Mengancam Manusia

Parasit Malaria Mematikan pada Gorila Kini Mulai Mengancam Manusia

Health | Kamis, 17 Oktober 2019 | 07:05 WIB

Waspada Malaria, KKP Surabaya Minta Pengungsi Wamena Periksa Kesehatan

Waspada Malaria, KKP Surabaya Minta Pengungsi Wamena Periksa Kesehatan

Health | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:25 WIB

Terkini

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap

SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kebakaran Landa 14 Rumah di Tamansari Jakbar, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Landa 14 Rumah di Tamansari Jakbar, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor

Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma

Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Dua Pelatih Dipecat Usai Dikalahkan Persija, Shin Tae-yong Merasa Tidak Tenang

Dua Pelatih Dipecat Usai Dikalahkan Persija, Shin Tae-yong Merasa Tidak Tenang

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Viva Milk Cleanser Bengkuang untuk Kulit Apa? Ini Jenis Kulit yang Cocok

Viva Milk Cleanser Bengkuang untuk Kulit Apa? Ini Jenis Kulit yang Cocok

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:17 WIB

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Ulasan Marinaleda karya Dan Hancox: Ketika Kota Kecil Menggugat Kapitalisme

Ulasan Marinaleda karya Dan Hancox: Ketika Kota Kecil Menggugat Kapitalisme

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×