Banyak Orang Salah saat Sikat Gigi dan Kumur, Begini Urutan yang Tepat!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2020 | 08:20 WIB
Banyak Orang Salah saat Sikat Gigi dan Kumur, Begini Urutan yang Tepat!
Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini banyak orang mungkin masih salah dalam membersihkan gigi, baik menggunakan sikat gigi atau benang.

Dalam hal ini, obat kumur adalah satu alat yang sangat berharga untuk menjaga kebersihan mulut. Tetapi, mungkin Anda sering salah dalam menggunakannya.

Kebanyakan orang pasti akan mulai dengan menyikat gigi terlebih dahulu, lalu menggunakan obat kumur ketika membersihkan gigi dan mulut.

Baru-baru ini seorang pengguna TikTok @kassyslays90 memberi tahu urutan dalam membersihkan gigi melalui unggahannya. Ia mengatakan seseorang perlu menggunakan oabt kumur sebelum menyikat gigi.

"Cara yang tepat untuk menyikat gigi adalah pertama Anda berkumur menggunakan alkohol, kemudian gunakan benang, sikat gigi dan bilas menggunakan fluoride," ujarnya dikutip dari Metro.

Oral-B memamerkan Genius X, sikat gigi yang sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 Barcelona. (Dok.Oral-B)
Oral-B memamerkan Genius X, sikat gigi yang sudah dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI) di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 Barcelona. (Dok.Oral-B)

Anda harus menggunakan obat kumur dulu untuk membunuh kuman sebelum menyikat gigi. Kemudian bersihkan menggunakan fluoride ramah enamel jika diperlukan.

Dr. Suhail Mohiuddin, seorang dokter gigi pun menanggapi unggahan Kassy di TikTok. Ia turut menjelaskan tata cara membersihkan gigi yang benar sesuai kondisi masing-masing orang.

Suhail Mohiuddin mengatakan seseorang harus menggunakan obat kumur berbasis alkohol sebelum menyikat gigi, terutama bila seseorang mengalami gusi berdarah.

Jika Anda tidak mengalami gusi berdarah, dokter tidak mengharuskan Anda melakukan langkah tersebut. Anda cukup menyikat gigi selama 2 menit dan membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang.

Kemudian, Anda perlu membesihkannya dengan fluoride ramah enamel. Tapi, dokter tidak menyarankan Anda berkumur dengan air setidaknya selama 5 menit setelah pembilasan menggunakan fluoride.

Langkah ini penting dilakukan supaya fluoride menyerap sempurna dan mengurangi risiko gigi berongga.

Dokter gigi juga menyarankan seseorang melakukan langkah membersihkan gigi tersebut setidaknya 2 kali sehari. Tapi, malam hari adalah waktu yang terbaik untuk penyerapan fluoride sebelum tidur.

Anda perlu menjaga kebersihan gigi karena ini bisa berhubungan dengan sejumlah penyakit. Studi terbaru telah membuktikan bahwa kesehatan mulut yang buruk berkaitan dengan penyakit jantung, stroke, diabetes, penurunan kognitif dan pneumonia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tata Cara Bersiwak atau Sikat Gigi saat Puasa Sesuai Tuntunan Rasullulah

Tata Cara Bersiwak atau Sikat Gigi saat Puasa Sesuai Tuntunan Rasullulah

Health | Senin, 27 April 2020 | 06:30 WIB

Pentingnya Anak Sikat Gigi di Malam Hari, Tekan Kemungkinan Sakit Gigi

Pentingnya Anak Sikat Gigi di Malam Hari, Tekan Kemungkinan Sakit Gigi

Health | Sabtu, 21 Maret 2020 | 13:53 WIB

PDGI: 80 Persen Masalah Gigi Hilang Jika Rajin Sikat Gigi Sebelum Tidur

PDGI: 80 Persen Masalah Gigi Hilang Jika Rajin Sikat Gigi Sebelum Tidur

Health | Jum'at, 20 Maret 2020 | 20:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB