Didi Kempot Alami Henti Jantung, Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Didi Kempot Alami Henti Jantung, Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?
Didi Kempot saat menghibur para sobat ambyar di Panggung Big Bang Festival Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12) malam. [Suara.com/Alfian Winanto]

Henti jantung adalah kondisi serius juga disebut sebagai cardiac arrest atau sudden cardiac arrest (SCA),

Suara.com - Pelantun tembang Pamer Bojo, Didi Kempot, meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) pagi di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo. Dilaporkan Didi Kempot tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi henti jantung.

Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, dr Divan Fernandes mengatakan Didi Kempot tiba di rumah sakit dalam keadaan henti jantung pada pukul 07.25 WIB, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi kondisinya tidak tertolong. Almarhum dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB," kata dr Divan melalui pesan WhatsApp dikutip dari Solopos.com (jaringan Suara.com).

Seperti yang Anda ketahui, henti jantung adalah kondisi serius juga disebut sebagai cardiac arrest atau sudden cardiac arrest (SCA), yakni kondisi di mana jantung tiba-tiba berhenti berdetak.

Baca Juga: Pandemi Virus Corona Covid-19 Pengaruhi Penderita Gangguan Makan

Kondisi ini bisa terjadi akibat kerusakan sistem elektrik internal, aritmia dan serangan jantung. Tetapi, banyak orang mungkin salah mengira henti jantung sama dengan serangan jantung.

Meskipun serangan jantung bisa menyebabkan henti jantung, tetapi keduanya adalah permasalahan yang berbeda.

Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Dilansir dari Heart.org, serangan jantung atau infark miokard adalah kematian jaringan otot jantung karena kehilangan pasokan darah. Kondisi ini terjadi disebabkan oleh penyumbatan yang menghentikan aliran darah ke jantung.

Serangan jantung juga bisa dipahami sebagai masalah sirkulasi. Serangan jantung juga termasuk masalah serius dan terkadang bisa menyebabkan kefatalan.

Sebaliknya, henti jantung artinya jantung telah berhenti berdetak. Henti jantung bisa terjadi ketika sistem kelistrikan jantung tidak berfungsi atau mengalami kerusakan.

Baca Juga: Bisa Rusak Mental, Kenali Tanda Toxic Relationship yang Tidak Disadari

Karena itu, fungsi jantung yang memompa darah ke organ vital lainnya berhenti ketika terjadi kerusakan sistem kelistrikan. Sampai akhirnya, kondisi ini disebut henti jantung.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS