Pandemi Bikin Orang Takut ke Rumah Sakit, Dokter Jantung Ingatkan Risikonya

M. Reza Sulaiman

Kamis, 07 Mei 2020 | 13:05 WIB
Pandemi Bikin Orang Takut ke Rumah Sakit, Dokter Jantung Ingatkan Risikonya
Ilustrasi dokter periksa di rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Bikin Orang Takut ke Rumah Sakit, Dokter Jantung Ingatkan Risikonya

Dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), banyak warga yang menjadi enggan untuk pergi ke rumah sakit. Selain itu, banyak yang berasumsi mudah tertular virus corona apabila berada di rumah sakit.

Namun ahli jantung dr Vito A Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, FAsCC mengimbau untuk tidak perlu takut ke rumah sakit apabila mengalami gejala-gejala penyakit, khususnya penyakit jantung.

"Yang jadi persoalan adalah gini, orang yang harusnya ke rumah sakit, mereka takut ke rumah sakit," tuturnya dalam Live IG bersama Yayasan Jantung Indonesia, Rabu (6/5/2020).

Faktanya, penyakit jantung masih menempati penyebab kematian tertinggi nomor satu di dunia, bila dibandingkan dengan jumlah total kasus kematian dari Covid-19.

"Kita masih mengalami orang serangan jantung setiap hari di dunia ini. Dan lebih tinggi daripada orang yang Covid-19 positif yang meninggal," imbuhnya lagi.

Banyak orang yang mengeluhkan gejala pada dr Vito namun mengaku masih takut ke rumah sakit. Padahal menurutnya, apabila sudah melakukan pencegahan seperti cuci tangan, pakai masker, dan menjaga jarak sejauh dua meter, maka tidak perlu cemas.

Ilustrasi anatomi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Hal ini disebabkan bukan berarti udara rumah sakit penuh dengan virus dan virus tersebut melayang-layang di udara.

Ia menyayangkan para pasien yang mengalami gejala penyakit jantung seperti sakit dada, sesak nafas mendadak, keringat dingin justru malah menahannya di rumah karena takut ke rumah sakit.

baca juga

"Ke rumah sakit belum tentu ketularan corona, tapi kalau ini dibiarkan, malah serangan jantungnya yang membunuh dia," lanjut dr Vito.

Oleh karena itu, ia menyarankan untuk tidak menahan diri di rumah dan segera periksakan ke dokter apabila mengalami gejala serangan jantung. Sebab, serangan jantung sudah termasuk kategori gawat darurat yang membutuhkan penanganan langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ada Penampakan Hantu di RS Covid-19 Galang, Batam?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Penampakan Hantu di RS Covid-19 Galang, Batam?

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 18:45 WIB

Didi Kempot Diduga Alami Code Blue Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Artinya

Didi Kempot Diduga Alami Code Blue Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Artinya

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 15:51 WIB

Studi Ungkap Penyebab Pasien Mampu Indonesia Pilih Berobat ke Luar Negeri

Studi Ungkap Penyebab Pasien Mampu Indonesia Pilih Berobat ke Luar Negeri

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 18:10 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×