Kelompok Rentan, 3 Dampak Wabah Virus Corona bagi Penyandang Disabilitas

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 16:50 WIB
Kelompok Rentan, 3 Dampak Wabah Virus Corona bagi Penyandang Disabilitas
Ilustrasi penyandang disabilitas (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat sebagian besar orang khawatir dan ketakutan. Tetapi ada, satu kelompok yang menghadapi risiko dan konsekuensi tambahan, serta kecemasan dari wabah ini, yaitu orang-orang difabel atau orang dengan penyakit kronis.

Berikut tiga hal yang perlu diingat tentang bagaimana wabah virus corona memengaruhi orang-orang difabel, dilansir dari Forbes:

1. Orang-orang yang paling sering disebut berisiko tinggi sebagian besar, menurut definisi tertentu, adalah orang penyandang disabilitas.

Meski menyandang disabilitas tidak secara langsung menempatkan mereka pada risiko tinggi terinfeksi virus, banyak orang dalam kelompok ini memang memiliki kondisi kronis atau cacat khusus yang membuat Covid-19 lebih berbahaya bagi mereka.

Tingkat kecemasan juga meningkat, terutama ketika orang-orang penyandang disabilitas dan sakit kronis dapat mengalami stigma yang tidak adil.

Ilustrasi anak laki-laki berkursi roda menjadi model. (Shutterstock)
Ilustrasi anak laki-laki berkursi roda. (Shutterstock)

2. Lebih sulit bagi penyandang disabilitas untuk mengambil langkah bijaksana dalam melindungi diri

Saran ahli tentang wabah masuk akal dan harus diikuti. Tetapi, banyak penyandang disabilitas dan sakit kronis harus mendapat bantuan medis.

Akibatnya, mereka tidak dapat mengisolasi diri secara menyeluruh seperti orang lainnya. Sebab, mereka membutuhkan bantuan orang lain untuk perawatan sehari-harinya.

3. Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan penyandang disabilitas, tetapi juga kemandirian mereka

Beberapa penyandang disabilitas bergantung pada bantuan dan dukungan rutin dari orang lain untuk mempertahankan kemandirian mereka.

Wabah menular dapat mengganggu layanan ini. Selain itu, risiko penularan dari pembantu atau pengasuh membuat mereka harus tinggal di rumah.

Risiko Covid-19 untuk penyandang disabilitas tidak hanya berjalan satu arah, dan risiko yang lebih besar mungkin bukan dari penyakit itu sendiri, tetapi dari gangguan dalam layanan dan rutinitas yang dapat menyebabkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Difabel Asal Yogya Ciptakan Masker Transparan Bagi Tuna Rungu

Perempuan Difabel Asal Yogya Ciptakan Masker Transparan Bagi Tuna Rungu

Video | Kamis, 30 April 2020 | 06:55 WIB

Bisu dan Tuli, Kisah Janda Difabel Tidur di Gubuk Layaknya Kandang Ternak

Bisu dan Tuli, Kisah Janda Difabel Tidur di Gubuk Layaknya Kandang Ternak

News | Jum'at, 03 April 2020 | 19:14 WIB

Darurat Corona, Jokowi Berikan Ini untuk Bumil, Anak Usia Dini dan Difabel

Darurat Corona, Jokowi Berikan Ini untuk Bumil, Anak Usia Dini dan Difabel

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 18:18 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB