Kenapa Orang Sulit Menghindari Menyentuh Wajah? Ini Kata Psikolog

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2020 | 19:45 WIB
Kenapa Orang Sulit Menghindari Menyentuh Wajah? Ini Kata Psikolog
Ilustrasi menyentuh wajah. (Shutterstock)

Suara.com - Pejabat kesehatan terus menekankan pentingnya tidak menyentuh area wajah selama wabah virus corona Covid-19, terlebih tanpa mencuci tangan pakai air dan sabun.

Sebab, kebiasaan menyentuh wajah (khususnya bagian mata, mulut dan hidung) justru mempercepat penularan virus corona Covid-19. Hal itu terutama bila tangan Anda baru saja menyentuh permukaan yang terkontaminasi.

Instruksi untuk tidak memegang wajah mungkin terdengar mudah, tetapi realitanya kebiasaan ini sangat sulit dihentikan dan ditahan.

Psikolog Natasha Tiwari mengatakan semua orang memang 'dirancang' otomatis untuk menyentuh wajah.

Natasha menjelaskan bahwa tindakan itu adalah reflek seseorang untuk menenangkan diri dengan mengaktifkan titik-titik tekanan tertentu.

Ilustrasi menyentuh wajah [shutterstock]
Ilustrasi menyentuh wajah [shutterstock]

Natasha pun menyarankan seseorang untuk memakai kacamata daripada lensa kontak untuk menghindari menyentuh wajah.

Selain memakai kacamata, Natasha juga menyarankan seseorang tidak memakai maskeup terlalu tebal selama wabah virus corona Covid-19. Jadi, Anda tidak akan keseringan menyentuh wajah untuk mempertebal makeup ketika beraktivitas.

Namun dari kedua saran itu, cara yang paling efektif untuk menghindari menyentuh wajah adalah menyilangkan tangan.

"Anda bisa menyilangkan tangan agar Anda tidak sering menggerakkannya. Cara ini juga efektif untuk menahan diri menyentuh wajah menggunakan tangan," jelas Natasha, dikutip dari Daily Star.

Menurut Natasha, menyilangkan tangan adalah cara paling efektif karena seseorang akan lebih tersadar ketika tangannya mulai bergerak ke atas dan hendak menyentuh wajah.

Oleh karena itu, seseorang akan segera menarik tangannya kembali dan menyilangkannya agar tidak menyentuh wajah lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buru Warga yang Berkerumun, Satpol PP Masuk ke Gang-gang di Bandung

Buru Warga yang Berkerumun, Satpol PP Masuk ke Gang-gang di Bandung

Jabar | Kamis, 07 Mei 2020 | 13:41 WIB

Banyak Pasien Corona Covid-19 Tak Alami Gejala, Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Banyak Pasien Corona Covid-19 Tak Alami Gejala, Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 14:21 WIB

Kamis Ini, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Capai 932 Orang

Kamis Ini, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Capai 932 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2020 | 12:37 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB