Bangun 'Bom Protein', Cara Sistem Kekebalan Membunuh Infeksi dan Sel Kanker

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 08 Mei 2020 | 13:16 WIB
Bangun 'Bom Protein', Cara Sistem Kekebalan Membunuh Infeksi dan Sel Kanker
Sel T menghancurkan sel kanker (Adusumilli)

Suara.com - Sistem kekebalan pembunuh bernama sel T, menghancurkan sel-sel yang terinfeksi dan bersifat kanker. Sekarang, penelitian mengungkap rincian baru tentang bagaimana sel ini melakukannya.

Ternyata, dilansir Science Magazine, sel-sel membombardir target mereka dengan 'bom' protein yang dikemas dengan bahan kimia mematikan.

Studi ini dinilai sebagai langkah maju yang signifikan dalam menyempurnakan pengetahuan tentang bagaimana sistem kekebalan penjaga ini menghilangkan sel-sel berbahaya, kata ahli imunologi David Masopust dari University of Minnesota Medical School.

Salah satu senjata terpenting sel T adalah perforin, protein yang menusuk selaput luar sel target. Enzim yang disebut granzyme yang juga dilepaskan sel T akan ditumpahkan dan memicu sel target untuk 'bunuh diri'.

Namun, belum jelas apakah sel T hanya akan menumpahkan granzyme dan perforin atau bergantung pada struktur khusus untuk mengangkut molekul yang mematikan ke sel.

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)

Untuk mengetahuinya, ahli imunologi Michael Dustin dari Univerisity of Oxford dan rekannya melacak molekul yang tumpah dengan menyerang sel T.

Hasilnya, yang dilaporkan di Science pada Kamis (8/5/2020), menunjukkan sel membungkus molekul ke dalam 'wadah' yang oleh peneliti disebut partikel serangan supramolekul, atau SMAP (supramolecular attack particle).

Dengan menganalisis muatan bom ini, para ilmuwan menemukan SMAP tidak hanya mengandung perforin dan granzyme saja, tetapi juga lebih dari 280 protein lainnya.

Untuk melihat lebih dekat pada struktur SMAP, para peneliti beralih ke jenis pencitraan superresolusi yang dikenal sebagai mikroskop rekonstruksi optik stochastic (STORM) langsung, yang dapat menentukan masing-masing molekul.

baca juga

Sel melepaskan beberapa jenis partikel kecil yang terbungkus dalam lipid, tetapi SMAP memakai mantel protein dan melindungi granzyme dan perforin dalam intinya.

Alih-alih hanya membocorkan perforin dan granzyme, sel T membentuk wadah yang rumit untuk melepaskannya, simpul para peneliti.

Untuk mensimulasikan interaksi antara sel T dan targetnya (sel tumor atau infeksi), Dustin dan tim menempatkan sel T pada lapisan ganda lipid yang mirip dengan membran pembungkus sel. SMAP dengan cepat muncul pada membran, menunjukkan sel T mulai melepaskannya setelah menempel.

Sel T menghancurkan sel kanker (Pixabay)
Sel T menghancurkan sel kanker (Pixabay)

Ketika para peneliti mengambil sel T dari permukaan, beberapa SMAP tetap di tertinggal. Seperti tambang molekuler, mereka dapat membunuh sel (tumor) hingga 1 hari, tim melaporkan.

Ahli imunologi Christopher Mody dari University of Calgary mengatakan makalah ini layak mendapat pujian karena "menyarankan paradigma baru" untuk bagaimana perforin dan granzyme bertemu di membran sel target.

Namun, ia memperingatkan bahwa penulis belum menunjukkan apakah sel T membuat dan kemudian melepaskan SMAP atau melepaskan komponen, yang kemudian berkumpul menjadi SMAP pada target.

Lebih dari itu, Dustin menduga SMAP ini memiliki fungsi lain. Misalnya, partikel mengandung molekul yang menarik sel kekebalan dan memanipulasi perilaku mereka, menunjukkan bahwa komunikasi bisa menjadi salah satu peran SMAP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Kanker Payudara Metastasis, Penyebab Fera Queen Meninggal

Kenali Kanker Payudara Metastasis, Penyebab Fera Queen Meninggal

Health | Rabu, 15 April 2020 | 18:35 WIB

HPV yang Ditularkan Saat Seks Oral dapat Sebabkan Kanker Tenggorokan!

HPV yang Ditularkan Saat Seks Oral dapat Sebabkan Kanker Tenggorokan!

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 21:14 WIB

Ilmuwan Temukan Sel Sistem Imun yang Bisa Membunuh Semua Jenis Kanker

Ilmuwan Temukan Sel Sistem Imun yang Bisa Membunuh Semua Jenis Kanker

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×