Harapan Baru, Antibodi dan Perawatan Pasien Covid-19 dengan ASI

M. Reza Sulaiman | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:35 WIB
Harapan Baru, Antibodi dan Perawatan Pasien Covid-19 dengan ASI
ilustrasi ASI, bermanfaatkah untuk pengobatan pasien Covid-19? (Shutterstock)

Suara.com - Temuan baru terkait perawatan pasien Covid-19 terus bermunculan. Salah satunya adalah penggunaan air susu ibu (ASI) pada orang dewasa. Bermanfaatkah?

Rebecca Powell, seorang ahli imunologi ASI di New York mengumpulkan dan mempelajari sampel ASI, termasuk dari perempuan yang pulih Covid-19. Timnya berusaha mengetahui apakah ASI memiliki antibodi khusus untuk Covid-19.

Melansir dari Insider, Powell adalah asisten profesor kedokteran dan penyakit menular di Fakultas Kedokteran Mount Sinai yang mempelajari sifat kekebalan ASI manusia.

Laboratoriumnya berharap untuk mengetahui apakah ASI memiliki antibodi khusus virus corona dan dapat melindungi bayi dari Covid-19. Secara umum, mereka ingin meneliti kemungkinan ASI menjadi terapi melawan Covid-19 pada orang dewasa.

Antibodi adalah protein yang diciptakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk menetralkan invasi dari luar, seperti bakteri dan virus. Dalam beberapa kasus, mereka dapat digunakan sebagai terapi, seperti untuk kanker tertentu atau bahkan untuk mengobati rabies pada manusia.

Ilustrasi menyusui [shutterstock]
Ilustrasi menyusui [shutterstock]

"Tampak jelas bagi saya bahwa segala yang tidak kita ketahui tentang flu sejuta kali lebih tidak diketahui dan relevan tentang Covid-19," kata Powell.

"Saya segera merasakan adanya urgensi untuk memulai studi ini," tambahnya.

Penelitian awal menunjukkan ASI memiliki respons kekebalan yang kuat terhadap Covid-19 pada sebagian besar pasien yang pulih. Timnya menganalisis 15 sampel ASI dari perempuan yang telah pulih dari Covid-19 dan 10 sampel perempuan negatif yang diambil sebelum Desember 2019.

Tim menemukan bahwa 80 persen atau 13 dari perempuan yang pulih Covid-19 memiliki antibodi dalam ASI. Antibodi itu berada di kelas yang paling dominan dari antibodi susu yang disebut imunoglobulin A (IgA).

"Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa ada tanggapan kekebalan Covid-19 yang kuat dalam ASI setelah infeksi pada sebagian besar individu," kata Powell.

Powell secara pribadi mengumpulkan sekitar 25 sampel 1 ons dari ibu menyusui yang telah pulih dari Covid-19. Tim ini juga memiliki daftar sekitar 1.500 orang termasuk 400 orang yang telah terinfeksi untuk mendukung studi.

Kirsi M. Jarvinen-Seppo, kepala alergi dan imunologi pediatrik di Universitas Rochester Medical Center juga mengumpulkan sampel ASI di daerahnya untuk menguji keberadaan Covid-19 dan antibodi di dalamnya.

"Ini harus diteliti secara menyeluruh terlebih dahulu" kata Jarvinen-Seppo.

Sementara itu, Powell mengatakan ia hanya mengumpulkan sampel susu selama pandemi ini untuk dapat menghasilkan informasi epidemiologi penting di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Beroperasi, Stasiun Pasar Senen Sepi Penumpang Kereta Jarak Jauh

Belum Beroperasi, Stasiun Pasar Senen Sepi Penumpang Kereta Jarak Jauh

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:36 WIB

Menko PMK Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Mengalami Penurunan

Menko PMK Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Mengalami Penurunan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:26 WIB

WHO: Setahun, Kematian karena Corona di Afrika Bisa Mencapai 190.000 Orang

WHO: Setahun, Kematian karena Corona di Afrika Bisa Mencapai 190.000 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:40 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB