Profesor Teliti Manfaat Minyak Kayu Putih untuk Pasien Covid-19, Mujarab?

M. Reza Sulaiman

Senin, 11 Mei 2020 | 15:37 WIB
Profesor Teliti Manfaat Minyak Kayu Putih untuk Pasien Covid-19, Mujarab?
Daun eucalyptus untuk membuat minyak kayu putih. (Pixabay)

Suara.com - Profesor Teliti Manfaat Minyak Kayu Putih untuk Pasien Covid-19, Mujarab?

Manfaat minyak kayu putih sudah dikenal masyarakat Indonesia, dan lazim digunakan sehari-hari. Lalu, benarkah minyak kayu putih memiliki manfaat bagi pasien Covid-19?

Dilansir Kabarmakassar.com, --jaringan Suara.com-- Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, Prof Idrus Paturusi, membentuk tim untuk meneliti efek minyak kayu putih terhadap upaya percepatan penyembuhan pasien yang terinfeksi virus Corona Covid-19.

Hal ini dilakukannya berdasarkan pengalaman saat sempat dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dan menjalani perawatan isolasi di RS Pendidikan Unhas.

Selama menjalani isolasi, tubuh Prof Idrus kerap dibaluri minyak kayu putih oleh sang istri. Tindakan ini disebutnya membuat dada tidak sesak alias plong dan lega.

Ia pun melakukan riset pustaka dan menemukan jurnal-jurnal pendukung, yang menyatakan minyak kayu putih ternyata memiliki segudang manfaat.

Selain mempunyai efek sebagai antibakteri dan anti jamur, ternyata minyak kayu putih juga bisa menginaktivasi airborne virus. 1,8-cineol yang merupakan zat aktif minyak kayu putih bisa berfungsi sebagai antiinflamasi, dan kandungan eucalyptusnya berfungsi sebagai ekspektoran, mukolitik dan decongestan.

Saat ini, penelitian terhadap efek minyak kayu putih terhadap upaya pecepatan penyembuhan pasien Covid-19 yang dilakuannya tersebut memasuki tahap uji klinis.

Prof Idrus Paturusi. (Dok. Kabar Makassar)
Prof Idrus Paturusi. (Dok. Kabar Makassar)

"Sementara akan dilakukan uji klinis," kata Prof Idrus kepada Kabarmakassar.com, Minggu (10/5/2020).

baca juga

Menurut Prof Idrus, penelitian yang dilakukannya terkait efek minyak kayu putih terhadap upaya pecepatan penyembuhan pasien Covid-19 tersebut melibatkan para peneliti di beberapa negara dari berbagai disiplin ilmu.

"Multi disiplin, malah ada dosen peneliti Unhas di Korea, Jepang, dan London yang ikut terlibat," ungkapnya.

Perihal berapaa lama waktu yang dibutuhkan hingga penelitian tersebut selesai dilakukan, Prof Idrus mengatakan, penelitian ini akan memakan waktu yang taka terlalu lama. Diperkirakan, selama satu hingga dua bulan ke depan.

Sebelumnya, kabar penelitian yang dilakukan Prof Idrus ini pertama kali disampaikan oleh putrinya, dr. Idrianti Idrus, melalui sebuah tulisan yang diposting di akun Facebooknya.

Dalam tulisan tersebut, dr Idrianty menceritakan bagaimana sang ayah selama menjalani masa isolasi hingga akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Terbaru: Pasien Sembuh Covid-19 Terancam Cacat Permanen?

Penelitian Terbaru: Pasien Sembuh Covid-19 Terancam Cacat Permanen?

Tekno | Senin, 11 Mei 2020 | 11:00 WIB

Kasus Covid-19 di Bantul Bertambah 1, dari Klaster Jamaah GPIB Ngupasan

Kasus Covid-19 di Bantul Bertambah 1, dari Klaster Jamaah GPIB Ngupasan

Jogja | Minggu, 10 Mei 2020 | 22:59 WIB

Penelitian: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Sembuh Membawa Antibodi

Penelitian: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Sembuh Membawa Antibodi

Health | Minggu, 10 Mei 2020 | 20:52 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×