WHO Temukan 4 Sampai 5 Pengobatan Potensial untuk Covid-19

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 12:36 WIB
WHO Temukan 4 Sampai 5 Pengobatan Potensial untuk Covid-19
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Selasa (12/5/2020), bahwa beberapa perawatan Covid-19 tampaknya mengurangi keparahan atau masa sakit. Pihak WHO juga akan berfokus pada empat atau lima perawatan yang dianggap paling menjanjikan.

Dilansir dari Reuters, WHO yang berbasis di Jenewa memimpin inisiatif global untuk mengembangkan vaksin, tes dan obat yang aman dan efektif untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati Covid-19.

"Kami memang memiliki beberapa perawatan yang tampaknya dalam studi awal membatasi keparahan atau lamanya penyakit. Tetapi kami belum memiliki yang dapat membunuh atau menghentikan virus," kata juru bicara WHO, Margaret Harris.

"Kami memang memiliki data yang berpotensi positif keluar, tetapi kami perlu melihat lebih banyak data untuk 100 persen yakin bahwa kita dapat mengatakan perawatan ini lebih baik dari perawatan yang lain," tambahnya.

Harris tidak menyebutkan nama perawatannya secara spesifik.

Sebelumnya, Gilead Science Inc mengatakan remdesivir obat antivirusnya telah membantu meningkatkan hasil untuk pasien Covid-19.

Data klinis yang dirilis bulan lalu tentang remdesivir meningkatkan harapan bahwa ini mungkin pengobatan yang efektif. Beberapa penelitian yang mengamati kombinasi obat antivirus juga menyarankan mereka dapat membantu pasien melawan virus.

Remdesivir, salah satu obat yang dianggap potensial menyembuhkan Covid-19.[Reuters]
Remdesivir, salah satu obat yang dianggap potensial menyembuhkan Covid-19.[Reuters]

Hasil uji coba di Hong Kong yang dirilis bulan ini juga menunjukkan kombinasi tiga obat antivirus yang membantu meringankan gejala pada pasien dengan infeksi Covid-19 ringan hingga sedang.

Di Jenewa, pejabat WHO memeringatkan untuk tidak terlalu berharap pada vaksin dalam waktu dekat, mereka mengatakan virus corona pada umumnya adalah virus yang sangat rumit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelompok Usia 45 Tahun Bebas Beraktivitas, Fadli Zon: Potret Kepanikan

Kelompok Usia 45 Tahun Bebas Beraktivitas, Fadli Zon: Potret Kepanikan

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:38 WIB

73 Hari Terapi ECMO, Pasien Corona Covid-19 Sembuh Usai Transplantasi Paru

73 Hari Terapi ECMO, Pasien Corona Covid-19 Sembuh Usai Transplantasi Paru

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:38 WIB

Perawat Berlagak Alami Gejala COVID-19 Agar Dites, Eh Hasilnya Positif

Perawat Berlagak Alami Gejala COVID-19 Agar Dites, Eh Hasilnya Positif

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:26 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB