Terinfeksi Corona Covid-19, Wanita Ini Rasakan Sensasi Geli saat Bernapas

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 14:18 WIB
Terinfeksi Corona Covid-19, Wanita Ini Rasakan Sensasi Geli saat Bernapas
Ilustrasi perempuan mengalami masalah pernapasan (shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 menginfeksi setiap orang dengan cara dan gejala yang berbeda. Pakar kesehatan pun terus mencari tahu gejala yang bisa ditimbulkan dari virus corona Covid-19.

Sejauh ini, batuk persisten dan demam tinggi umumnya menjadi gejala virus corona Covid-19. Tapi, ada beberapa pasien corona Covid-19 yang mengalami gejala tidak biasa.

Gejala yang berbeda antara pasien corona Covid-19 ini mungkin dipengaruhi oleh tingkat keparahannya, riwayat penyakit dan lainnya.

Seorang wanita pun membuat daftar gejala aneh yang dialaminya sebagai peringatan awal infeksi virus corona Covid-19.

Thea Jourdan, seorang wanita 50 tahun yang terinfeksi virus corona Covid-19 ini mengaku tidak mengalami batuk persisten maupun demam tinggi.

Sebaliknya, Thea Jourdan justru mengalami rasa geli di bagian tenggorokannya dan sakit kepala sebagai tanda awal infeksi virus corona Covid-19.

"Awalnya saya merasa lelah, seolah-olah saya tidak punya pilihan selain istirahat di tempat tidur. Tapi, saya tidak batuk dan tidak demam tinggi," kata Thea Jourdan dikutip dari Express.

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Karena rasa geli di tenggorokan itulah Thea Jourdan merasakan ada sesuatu yang aneh di bagian paru-paru dalam. Selain itu, Thea Jourdan juga merasakan sensasi aneh setiap kali bernapas seperti sedang menghirup bubuk bedak.

Kemudian, ibu 3 anak dari Hampshire itu mengalami kabut otak dan hanya bisa berbaring tidur, sehingga tak mampu mengurus kebutuhan sekolah anaknya.

Sebelumnya, ahli kesehatan juga menemukan beberapa pasien corona Covid-19 mengalami gejala berupa hilangnya indera perasa dan penciumannya.

British Association of Otorhinolaryngology, yang mewakili para ahli kedokteran telinga, hidung dan tenggorokan mengatakan bahwa mereka yang kehilangan indera penciuman dan perasa harus segera mengisolasi mandiri.

Meskipun orang dalam kondisi itu tidak mengalami gejala infeksi virus corona Covid-19 yang lain. Karena, mereka mungkin saja sudah terinfeksi virus dan bisa menularkannya ke orang lain.

Selain hilangnya indra penciuman, beberapa pasien corona Covid-19 juga mengalami konjungtivitas infeksi mata, kondisi yang membuat mata seseorang memerah.

"Kami juga sudah mengidentifikasi gejala baru (hilangnya indera penciuman dan rasa) yang mungkin artinya seseorang telah terinfeksi virus corona Covid-19 tanpa gejala umum, tetapi hanya kehilangan indra penciuman dan tetap harus mengisolasi diri," pernyataan dari asosiasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robot Ini Diklaim Bisa Musnahkan Virus Hanya Dalam 15 Menit

Robot Ini Diklaim Bisa Musnahkan Virus Hanya Dalam 15 Menit

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2020 | 13:48 WIB

Masa Isolasi Mandiri Memicu Psikosis, Seperti Ini Gejala Awalnya!

Masa Isolasi Mandiri Memicu Psikosis, Seperti Ini Gejala Awalnya!

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 14:07 WIB

CDC: Skrining di Bandara Tak Efektif Cegah Virus Corona Masuk, Mengapa?

CDC: Skrining di Bandara Tak Efektif Cegah Virus Corona Masuk, Mengapa?

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 14:03 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB