2 Studi Temukan Adanya Sel T dalam Pasien Covid-19, Harapan Baru?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2020 | 15:26 WIB
2 Studi Temukan Adanya Sel T dalam Pasien Covid-19, Harapan Baru?
Sel T menghancurkan sel rusak (Adusumilli)

Suara.com - Sebelumnya, banyak penelitian masih belum mengetahui pentingnya sel T, 'pejuang' sistem kekebalan tubuh yang membantu kita melawan patogen, dalam memerangi virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2.

Namun, sekarang ada dua studi baru menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi memiliki sel T yang menargetkan virus, dan dapat membantu mereka pulih.

Kedua studi ini juga menemukan beberapa orang yang tidak pernah terinfeksi virus corona jenis baru memiliki pertahanan seluler ini, kemungkinan besar karena mereka sebelumnya terinfeksi dengan virus corona jenis lain.

"Ini data menggembirakan," kata virolog Angela Rasmussen dari Universitas Columbia, dikutip dari Science Magazine.

Meski penelitian tidak mengklarifikasi apakah orang yang telah sembuh dari Covid-19 dapat menangkalnya di waktu lain, kedua studi mengidentifikasi tanggapan sel T yang kuat terhadap virus.

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)

Menurut Rasmussen, ini adalah pertanda baik untuk pengembangan kekebalan perlindungan jangka panjang. Temuan ini juga dapat membantu peneliti mengembangkan vaksin yang lebih baik.

Saat ini sudah lebih dari 100 vaksin Covid-19 dalam pengembangan, terutama yang berfokus pada respon sistem imun lain, yaitu antibodi. Protein ini dibuat oleh sel B dan idealnya akan menempel ke virus dan mencegahnya memasuki sel.

Berbeda dengan cara kerja sel T. Kumpulan sel darah putih ini menggagalkan infeksi dengan dua cara berbeda, yaitu membantu memacu sel B dan 'pembela' kekebalan tubuh lainnya untuk bekerja, sementara sel T akan membunuh patogen dan menghancurkan sel yang terinfeksi.

Tingkat keparahan penyakit dapat bergantung pada kekuatan respon sel T ini.

Sel T menghancurkan sel kanker (Pixabay)
Sel T menghancurkan sel rusak (Pixabay)

Penelitian yang dipimpin oleh Shane Crotty dan Alessandro Sette, ahli imunologi di La Jolla Institute for Imunology ini menggunakan alat bioinformatika.

Mereka memperkirakan potongan protein virus mana yang akan memicu respon sel T yang paling kuat. Mereka kemudian mengekspos sel kekebalan dari 10 pasien sembuh dari Covid-19 ringan terhadap virus ini.

Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang diunggah sebagai pracetak di medRxiv pada 22 April oleh ahli imunologi Andreas Thiel dari Rumah Sakit Universitas Charité di Berlin dan rekannya. Penelitian ini juga mengidentifikasi sel T penolong yang menargetkan protein lonjakan pada 15 dari 18 pasien Covid-19.

Sebelum penelitian ini, para peneliti tidak tahu apakah sel T berperan dalam membunuh SARS-CoV-2, atau apakah mereka dapat memicu reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh yang berbahaya.

"Makalah ini sangat membantu karena mereka mulai mendefinisikan komponen sel T dari respon imun," kata Rasmussen.

Tetapi dia dan para ilmuwan lainnya memperingatkan bahwa hasilnya tidak berarti orang yang telah pulih dari Covid-19 akan dilindungi dari infeksi ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bisa Mati Sendiri Setelah 14 Hari, Tapi Sistem Imun Taruhannya

Virus Corona Bisa Mati Sendiri Setelah 14 Hari, Tapi Sistem Imun Taruhannya

Health | Senin, 20 April 2020 | 10:40 WIB

Memperkuat Sistem Imun selama Pandemi Corona Bisa Dimulai dari Meja Makan

Memperkuat Sistem Imun selama Pandemi Corona Bisa Dimulai dari Meja Makan

Health | Kamis, 09 April 2020 | 14:51 WIB

Ini 'Perang' yang Terjadi saat Sistem Imun Bertemu Virus Corona

Ini 'Perang' yang Terjadi saat Sistem Imun Bertemu Virus Corona

Health | Kamis, 26 Maret 2020 | 20:04 WIB

Terkini

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB