Pengencer Darah Disebut Bisa Selamatkan Nyawa Pasien Kritis Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 18 Mei 2020 | 13:19 WIB
Pengencer Darah Disebut Bisa Selamatkan Nyawa Pasien Kritis Covid-19
Ilustrasi seorang staf medis dengan pasien Covid-19 [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Suara.com - Dokter di Inggris percaya bahwa obat pengencer darah dapat menyelamatkan jiwa pasien Covid-19 yang kritis. Hal itu terkait dengan pembekuan darah yang terjadi sebagai komplikasi infeksi virus corona.

Melansir dari Independent, spesialis di London mengatakan mereka telah mengidentifikasi hubungan yang jelas antara Covid-19 dan pembekuan darah yang berpotensi mematikan.

Dokter-dokter di layanan gagal pernapasan parah Rumah Sakit Royal Brompton menggunakan CT scan dua-energi untuk mengambil gambar fungsi paru-paru pada pasien Covid-19 dan menemukan kurangnya aliran darah. Kondisi tersebut mengindikasikan pembekuan di dalam pembuluh kecil di paru-paru.

NHS Inggris sedang bersiap untuk mengeluarkan panduan ke rumah sakit mengenai peraturan pemberian dosis obat pengencer darah.

"Pembekuan intravaskular ini berbahaya dan belum pernah ditemukan pada virus lain," kata Profesor Peter Openshaw, anggota Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat (Sage) pemerintah mengenai informasi klinis.

“Ini semacam menjelaskan gambaran klinis yang agak luar biasa yang diamati dengan orang menjadi sangat hipoksik dan sangat rendah pasokan oksigen," tambahnya.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

Penelitian yang diterbitkan di AS awal Mei menyarankan pengencer darah dapat membantu menjaga pasien Covid-19 tetap hidup lebih lama.

Sebuah studi oleh para peneliti di Sistem Kesehatan Mount Sinai di New York menganalisis catatan kesehatan dari 2.773 pasien Covid-19 di mana 395 yang memakai ventilator.

Sebanyak 62,7 persen dari mereka yang tidak diberi pengencer darah meninggal, dibandingkan dengan hanya 29,1 persen dari mereka yang diberi obat pengencer darah.

“Sebagai seorang ahli jantung yang telah melayani perawatan pasien Covid-19 selama tiga minggu terakhir, saya telah mengamati peningkatan jumlah kasus bekuan darah di antara pasien yang dirawat di rumah sakit," kata Anu Lala, asisten profesor kedokteran kardiologi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai.

"Sehingga sangat penting untuk melihat apakah pengencer darah memberikan manfaat bagi mereka,” tambahnya.

Pemerintah sekarang dilaporkan melakukan uji klinis untuk menguji obat pengencer darah pada pasien Covid-19 sebagai bagian dari  pengobatan yang efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi soal Relaksasi PSBB: Harus Hati-hati, Jangan Keliru Memutuskan

Jokowi soal Relaksasi PSBB: Harus Hati-hati, Jangan Keliru Memutuskan

News | Senin, 18 Mei 2020 | 12:30 WIB

Ironis! Presiden Brasil Turun ke Jalan, Ikut Protes Anti-Lockdown

Ironis! Presiden Brasil Turun ke Jalan, Ikut Protes Anti-Lockdown

News | Senin, 18 Mei 2020 | 12:35 WIB

PM Inggris: Mungkin Tidak Akan Ada Vaksin Covid-19 yang Membuahkan Hasil

PM Inggris: Mungkin Tidak Akan Ada Vaksin Covid-19 yang Membuahkan Hasil

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 12:34 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB