Merasa Lebih Bahagia Usai Memasak dan Membuat Kue? Ada Penjelasan Ilmiahnya

Yasinta Rahmawati

Selasa, 19 Mei 2020 | 14:00 WIB
Merasa Lebih Bahagia Usai Memasak dan Membuat Kue? Ada Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi membuat kue [shutterstock]

Suara.com - Memasak atau membuat kue dapat menjadi alternatif menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Di sisi lain, dua aktivitas itu mampu mengatasi perasaan sedih maupun stres menjadi lebih baik.

Namun sebenarnya ada penjelasan ilmiah mengapa tugas-tugas kreatif seperti membuat kue dapat membuat orang merasa lebih baik. Demikian dilansir dari Smithsonian Magazine.

Menurut sebuah studi baru, sedikit kreativitas setiap hari dapat memberikan jalan panjang menuju kebahagiaan dan kepuasan dalam hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Positive Psychology, menunjukkan bahwa orang yang sering mengambil giliran di, proyek-proyek kreatif kecil melaporkan merasa lebih santai dan lebih bahagia dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Para peneliti mengikuti 658 orang selama sekitar dua minggu dan menemukan bahwa melakukan hal-hal kecil sehari-hari seperti memasak dan membuat kue membuat kelompok merasa lebih antusias tentang pengejaran mereka pada hari berikutnya.

Ilustrasi memasak
Ilustrasi memasak

"Ada pengakuan yang berkembang dalam penelitian psikologi bahwa kreativitas dikaitkan dengan fungsi emosional," Tamlin Conner, seorang psikolog dengan University of Otago di Selandia Baru dan penulis utama studi tersebut mengatakan kepada Tom Ough untuk The Telegraph.

"Namun, sebagian besar pekerjaan ini berfokus pada bagaimana emosi bermanfaat atau menghambat kreativitas, bukan apakah kreativitas bermanfaat atau menghambat kesejahteraan emosional."

Dengan mengikuti buku harian terperinci yang disimpan oleh subjek penelitian, Connor menemukan bahwa selain merasa lebih bahagia, orang-orang yang bekerja di proyek kecil yang kreatif setiap hari juga merasa mereka "berkembang".

Ilustrasi membuat kue. (Shutterstock)
Ilustrasi membuat kue. (Shutterstock)

Itu bisa berarti bahwa perasaan baik yang datang dengan menarik sepotong roti yang baru dipanggang keluar dari oven dapat terbawa ke hari berikutnya. Ini membuat tukang roti itu lebih mungkin untuk melanjutkan tindakan kecil mereka dalam memasak kreatif, Ough menulis.

baca juga

Ini bukan pertama kalinya para peneliti mengambil garis yang menghubungkan membuat makanan dengan perasaan positif. Dalam beberapa tahun terakhir, psikolog telah mulai menghabiskan lebih banyak waktu mengeksplorasi memasak dan membuat kue sebagai alat terapi untuk membantu orang berurusan dengan hal-hal seperti depresi dan kecemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Memilih Daging Sapi untuk Diolah Menjadi Rendang

Tips Memilih Daging Sapi untuk Diolah Menjadi Rendang

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2020 | 07:20 WIB

Cara Membuat Cheese Sticks Renyah, Untuk Camilan Lebaran

Cara Membuat Cheese Sticks Renyah, Untuk Camilan Lebaran

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2020 | 15:30 WIB

Sering Lelah Meski Tidak Banyak Gerak saat Pandemi? Begini Kata Ahli

Sering Lelah Meski Tidak Banyak Gerak saat Pandemi? Begini Kata Ahli

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 11:48 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×