Amerika Serikat Sebut WHO Telah Gagal Atasi Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:00 WIB
Amerika Serikat Sebut WHO Telah Gagal Atasi Pandemi Covid-19
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Suara.com - Sekretaris layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Amerika Serikat menganggap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) gagal dalam menangani pandemi Covid-19. Pihaknya menuntut perubahan pada WHO dan menuding badan itu tidak bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan dunia di awal wabah.

Dilansir dari Aljazeera, Alex Azar mengatakan AS mendukung peninjauan independen setiap aspek dari respons WHO terhadap pandemi.

AS juga mengaku, masih menjaga serangannya terhadap badan kesehatan PBB atas dugaan kegagalannya menekan China agar lebih transparan tentang asal-usul wabah virus corona baru.

"Kita harus jujur tentang salah satu alasan utama wabah ini berputar di luar kendali," kata Sekretaris layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS Alex Azar.

"Ada kegagalan dari organisasi ini dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan dunia dan kegagalan itu menelan banyak korban jiwa," tambahnya.

Melansir dari USA Today, kritik Azar terhadap WHO datang ketika Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Partai Komunis China menyampaikan pidato melalui video kepada WHO yang tampaknya mengisyaratkan keinginan China untuk berpartisipasi dalam penyelidikan internasional yang dipimpin WHO tentang asal-usul pandemi.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

China telah mendapat tekanan baru untuk bekerja sama dengan penyelidikan karena Uni Eropa, Rusia, Turki dan banyak negara Afrika untuk mendukung resolusi penyelidikan tentang bagaimana wabah itu dikelola.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada hari Senin (18/5/2020) bahwa ia akan meluncurkan evaluasi independen terhadap wabah Covid-19.

"Kita semua memiliki sesuatu untuk dipelajari dari pandemi. Setiap negara dan setiap organisasi harus memeriksa responsnya dan belajar dari pengalamannya. WHO berkomitmen untuk transparansi, akuntabilitas dan pembenahan berkelanjutan," kata Tedros seperti yang Suara.com lansir di Antara, Selasa (19/5/2020).

"Risiko tetap tinggi dan jalan panjang masih harus dilalui," kata Tedros lagi.

Sebuah resolusi yang dirancang oleh Uni Eropa menyerukan evaluasi independen terhadap kinerja WHO. Resolusi itu tampaknya telah memenangi dukungan konsensus di antara 194 negara bagian kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Covid-19, Hotman Semprot Dokumen Perkara, Publik: Enggak Email Aja?

Cegah Covid-19, Hotman Semprot Dokumen Perkara, Publik: Enggak Email Aja?

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:01 WIB

Wanita Usia 30-40 Tahun Rentan Kehilangan Indra Penciuman akibat Covid-19

Wanita Usia 30-40 Tahun Rentan Kehilangan Indra Penciuman akibat Covid-19

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:10 WIB

Merokok dapat Tingkatkan Ekpresi ACE2, Jalan Virus Corona ke Sel Manusia

Merokok dapat Tingkatkan Ekpresi ACE2, Jalan Virus Corona ke Sel Manusia

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB