Coba Yoga, Dapat Bantu Atasi Krisis Kesehatan Mental Saat di Rumah Aja

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2020 | 08:54 WIB
Coba Yoga, Dapat Bantu Atasi Krisis Kesehatan Mental Saat di Rumah Aja
Ilustrasi yoga untuk kesehatan mental. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 yang entah kapan akan berakhir, banyak pakar memperingatkan akan munculnya penyakit-penyakit lain, misalnya krisis kesehatan mental.

Krisis kesehatan mental ini disinyalir muncul karena tekanan yang ada saat harus berada di rumah aja.

Namun menurut sebuah studi baru, melakukan olahraga yoga dapat membantu menjaga kesehatan mental.

Peneliti dari University of South Australia, yang bekerjasama dengan Federal University of Santa Maria, UNSW Sydney, Kings College London, dan Western Sydney University, menjalankan studi yang disebut pertama kalinya dalam manfaat melakukan yoga pada kesehatan mental.

Studi ini merupakan meta analisis pada 180 studi di enam negara yang melibatkan sekitar 1.080 peserta, semuanya memiliki diagnosis gangguan mental, termasuk depresi dan kecemasan.

Peneliti menemukan bahwa kesehatan mental para peserta membaik dengan melakukan gerakan-gerakan berbasis yoga dengan mendapatkan manfaat yang bertambah dengan jumlah yoga yang mereka praktikkan.

Gerakan berbasis yoga yang dimaksud adalah segala bentuk yoga di mana para peserta aktif secara fisik setidaknya 50 persen.

Yakni gerakan yoga yang merujuk pada pose bertahan dan mengalir melalui pose-pose berurutan.

"Semakin meningkatnya isolasi mandiri dan orang-orang bekerja dari rumah dan tak bisa bertemu secara fisik dengan orangtua dan teman mereka, kemungkinan besar kita melihat orang merasa sendirian dan putus hubungan," kata ketua peneliti Jacinta Brinsley, dikutip dari Fox News.

Ia melanjutkan, olahraga merupakan strategi yang bagus bagi orang yang merasakan perasaan ini karena bisa memperbaiki mood dan kesehatan.

Dengan ditutupnya banyak pusat kebugaran dan kelas-kelas olahraga, banyak orang yang mencari alternatif berolahraga, dan yoga bisa membantu dalam hal ini.

"Riset kami menunjukkan bahwa gerakan berbasis yoga meredakan gejala depresi (atau memperbaiki kesehatan mental) bagi orang-orang yang hidup dengan serangkaian kondisi kesehatan mental, termasuk kecemasan, PTSD, dan depresi mayor. Jadi ini adalah berita baik bagi mereka yang berjuang di tengah ketidakpastian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olahraga Yoga Saat Ramadan, Pilihan Tepat Agar Fisik dan Mental Sehat

Olahraga Yoga Saat Ramadan, Pilihan Tepat Agar Fisik dan Mental Sehat

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 19:30 WIB

Sering Lelah Meski Tidak Banyak Gerak saat Pandemi? Begini Kata Ahli

Sering Lelah Meski Tidak Banyak Gerak saat Pandemi? Begini Kata Ahli

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 11:48 WIB

Mood Anjlok, Begini Lima Kiat Sederhana untuk Meringankan Beban Mental

Mood Anjlok, Begini Lima Kiat Sederhana untuk Meringankan Beban Mental

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 09:45 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB